Dugaan Pemerasan-Penganiayaan Dalam Tahanan, Kapolda Metro Diminta Bertindak

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com – Dugaan pemerasan terhadap tahanan di ruang tahanan Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya. Terduga pelaku itu, adalah sesama tahanan.

Korban, Panji Asmoro Jati yang merupakan tahanan Dittahti Polda Metro Jaya, diduga diperas Rp10 juta oleh oknum sesama tahanan. Jika tidak membayar korban akan dianiaya.

Hal ini terungkap usai seseorang tahanan yang menyuruh korban menelepon ibunya, Linda, dan menyampaikan permintaan dan ancaman tersebut.

Pengamat kepolisian dari Indonesia Civilian Police Watch (ICPW) menyesalkan peristiwa itu.

“Jika benar, kejadian ini sangat memalukan dan mencederai institusi Kepolisian dan apalagi Kapolri ingin menjadikan Polri yang Presisi,” ujar Ketua ICPW Bambang Suranto, Jumat (20/8/2021).

Apabila peristiwa terbukti, menurut Bambang kejadian tersebut dinilai melecehkan semangat Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Karenanya tindakan tegas harus diambil guna menyelesaikan perkara ini.

“Saya tegaskan ini sudah benar-benar melecehkan Presisi Pak Kapolri, Kapolda harus segera menindak ini,” kata mantan aktivis 1998 itu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran diminta Bamsur, segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum tersebut. Jika tak mampu atau tak serius dalam memberikan perhatian terhadap kasus ini, Fadil diminta mundur.

“Kapolda harus bertanggung jawab atas kejadian yang terjadi di dalam tahanan itu. Jangan sampai kejadian ini terulang dan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di republik ini,” tuturnya.

“Kalau tidak mampu, turun dari jabatan Kapolda Metro Jaya,”tutupnya.

 112 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *