E-warong, Sinergitas PKH dengan KUBE, Cegah Penyalahgunaan Bansos

  • Share

Rejang Lebong, deteksionline.com-Sejak Oktober 2020 sampai dengan Februari 2021, penerima bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) non tunai di Kabupaten Rejang Lebong, diarahkan oleh koordinator PKH setempat tidak mengambil bahan sembako di Perum Bulog Divre Kabupaten Rejang Lebong. Dengan alasan  harga sembako terlalu tinggi dan pendistribusiannya sering terlambat.

“Bila mengambil sembako melalui e-warung di luar Divre Bulog Kabupaten Rejang Lebong, kualitas sembako yang diberikan tidak sesuai dengan harga, sehingga tidak bisa dipertanggung jawabkan,” terang Menik salah seorang Kordinator PKH Kabupaten Rejang Lebong.

Menyikapi hal tersebut Sudirman Haris Kabid Pakirmiskin  Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong  Dinas Sosial mengambil sikap, serta berkoordinasi dengan pihak Bulog Divre Kabupaten Rejang Lebong, pendamping PKH di setiap kecamatan  dan para agen e-warong se-Kabupaten Rejang lebong, sepakat mengambil sembako melalui Bulog Divre.

“Dengan cacatatan pendistribusuain bahan sembako tidak terlambat dan harga yang lebih murah serta kualitas yang terjamin,” ungkap Sudirman Haris.

Dikatakan Sudirman Haris, elektronik warung gotong royong (e-Warong) merupakan program bantuan sosial sebagai bentuk sinergi dari Program Keluarga Harapan (PKH) dengan program Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

E- warong bertujuan untuk meningkatkan efektivitas bantuan sosial dan memperluas cakupan pelayanan keuangan inklusif serta memberdayakan masyarakat yang kurang mampu supaya lebih sejahtera.

“Dengan e-warong, diharapkan akses keluarga miskin terhadap pelayanan keuangan inklusif akan meningkat. Selain itu juga dimaksudkan untuk menghilangkan adanya dugaan penyalahgunaan bantuan, sehingga bantuan sosial bisa tepat sasaran,” tegas Sudirman Haris.

Senada disampikan Menik, program ini juga diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat gotong royong dalam upaya pengentasan kemiskinan dan bisa memangkas praktik rentenir. Tidak hanya itu saja, e-warong juga akan membuat penerima bansos  menerima sesuai dengan jumlahnya,  tepat waktu, dan tepat sasaran. E-warong nantinya juga akan diintegrasikan untuk penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) non tunai.

“Tidak hanya sebagai tempat membeli kebutuhan bahan pokok, e-warong juga berfungsi sebagai mini automati c teller macine (ATM) yang melayani pencairan bantuan sosial, belanja non tunai, buka tabungan, setoran dan tarik tunai, transfer, pembayaran listrik, telepon, BPJS, PAM, cicilan, tiket, token listrik dan pulsa. Bahkan gas elpiji tabung ukuran 3 kilogram bisa diperoleh di e-warong,” tutup Menik.(rls/awan/yudi)

 95 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *