Sebagai Garda Terdepan Percepat Herd Immunity Jelang HUT RI Ke-76, ICK Apresiasi TNI Polri

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com – Ketua Presidium Indonesia Cita Kamtibmas (ICK) Gardi Gazarin apresiasi penuh kepada seluruh jajaran TNI Polri dan tenaga kesehatan dalam penanggulan Covid-19 di tanah air.

Pasalnya, eksetensi all out TNI Polri dan tenaga kesehatan yang berperan penting dalam membantu pemerintah dan masyarakat, guna menanggulangi secara dini terkait wabah pandemi Covid-19, yang terdapat di seluruh pelosok negeri itu.

Bahkan, profesional TNI Polri dalam menjalankan tugasnya tersebut, mampu meredamkan adanya pola pikir segelintir masyarakat, yang kurang memahami tentang protokol kesehatan dalam penanganan pandemi di negeri ini.

“Tentunya dokter dan tenaga medis juga menjadi garda terdepan penanganan Covid-19, hingga kami mengapresiasi besar dan tinggi TNI/Polri yang bahu – membahu turut membantu pemerintah menanggulangi wabah pandemi, khususnya sebagai ujung tombak keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sejak awal pandemi hingga hari ini,” kata, Gardi Gazarin, melalui siaran persnya, yang diterima di Jakarta, Minggu (15/8/2021).

Kita ketahui bersama, bahwa dampak wabah pandemi saat ini, sangat dirasakan langsung masyarakat hampir di semua sendi-sendi kehidupan dan lini ekonomi. Kendati demikian, Kamtibmas di Indonesia secara keseluruhan lanjut Gardi, dapat berjalan dengan baik.

Meski tak dipungkiri lanjut Gardi, adanya riak riak kecil seperti kritik – kritik soal sosialisasi vaksinasi nasional sampai aksi “paksa” merebut jenazah korban mulai dari rumah sakit, di jalanan bahkan di pemakaman, termasuk aksi yang menohok kebijakan pemberlakukan PPKM oleh pemerintah dalam hal ini Presiden, tapi semua dapat diatasi oleh TNI Polri dengan bijak.

“Riak riak kecil yang muncul dapat ditangani TNI Polri hingga tidak sampai terjadi Gangguan Kamtibmas (Gantibmas) yang berarti atau dengan kata lain tidak munculnya gejolak besar akibat pro kontra di tengah – tengah masyarakat. Semua ini demi harapan bersama covid-19 segera berlalu”terang mantan Ketua Forum Wartawan Polri ini.

Lebih jauh, jurnalis senior itu menuturkan, landainya Kamtibmas saat ini, lantaran TNI Polri yang selalu mengedepankan objektivitas dan netralitas serta profesional, dalam menangani setiap munculnya permalasahan di masyarakat.

Sebab, all out TNI Polri bersinergi Pemda setempat, yang mengerahkan seluruh jajarannya dari tingkat Mabes (Markas Besar) hingga wilayah baik di Polda, Kodam, Polres, Kodim, hingga Polsek dan Koramil turut melakukan jemput bola vaksinasi untuk masyarakat, seperti Vaksinasi Presisi yang sejak awal dilakukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Teranyer, memasuki bulan Kemerdekaan RI ke 76 “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, TNI Polri semakin gencar dan menggeber seluruh pelosok Negeri dengan program “Vaksinasi Merdeka” untuk kejar target hard Immunity rakyat Indonesia.

“Ini patut diapresiasi dengan kemampuan managerial pimpinan TNI Polri baik di pusat maupun wilayah secara profesional bisa mendukung dan membantu pemerintah pusat maupun daerah. Tak hanya mempercepat hard Immunity, TNI Polri juga turut andil mendongrak perekonomian masyarakat maupun nasional dengan mengawal sektor – sektor perekonomian selama pandemi hingga kini berlangsung dan tercipta kondisi Kamtibmas. Bahkan TNI Polri juga membantu menopang kehidupan sehari-hari masyarakat dengan memberikan bantuan berbagai paket sembako,” bebernya.

Tak dipungkiri garda terdepan para tenaga kesehatan (Nakes) yang sejak awal berjuang dan bahkan ratusan Nakes bertaruh nyawa dalam menangani pandemi ini, termasuk Satgas Covid-19 di seluruh Indonesia patut diberi penghargaan setinggi – tingginya.

Penghargaan terhadap Nakes juga telah diberikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Kamis 12 Agustus 2021, menganugerahkan tanda jasa dan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada 335 orang penerima dalam upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia.

Dimana 329 Bintang Jasa, di antaranya diberikan kepada 325 orang tenaga medis dan tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani pandemi COVID-19. Penganugerahan ini berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 76, 77, dan 78/TK Tahun 2021 yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Agustus 2021. (Gomes).

 

 60 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *