Pemkab Bangka Fasilitasi Pertemuan Antara CV Bukit Hijau Lestari Dengan PT THEP Bersama Kades Bukit Layang

  • Share

Bangka Belitung, deteksionline- Pemkab Bangka melalui Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan Memfasilitasi pertemuan antara CV. Bukit Hijau Lestari dengan PT. Tata Hamparan Eka Persada (THEP) bersama Kades Bukit Layang adanya Permasalahan Ketenagakerjaan Mendapatkan jalan solusi terbaik dari hasil pertemuan tersebut, Kamis (12/8/2021).

Hal itu disampaikan oleh Asisten 2 Setda Bangka, Rahmat Gunawan dalam keterangannya setelah selesai mengikuti hasil rapat tersebut, menjelaskan bahwa CV. Bukit Hijau Lestari awalnya mempunyai perjanjian kerjasama (PKS) dengan PT. THEP terkait perekrutan tenaga kerja dari Desa bukit layang untuk di pekerjakan di PT. THEP.  Dan per 31 Juli 2021 PKS tersebut sudah berakhir dan tenaga kerja tersebut sudah tidak  dipekerjakan lagi.

“Jadi sebenarnya ini ada miss komunikasi saja antara Direktur CV. Bukit Hijau Lestari dengan PT. THEP terkait permasalahan tenaga kerja warga bukit layang sebanyak 23 orang yang dipekerjakan di PT. THEP dan sesuai mekanisme dari SOP PT. THEP apabila mereka masih membutuhkan tenaga kerja baru tolong di komunikasikan sama pak Kades bukit layang selaku yang bertanggung jawab di Desa karena ke 23 tenaga kerja yang terdampak adalah warga desa bukit layang,” Terang Rahmat Gunawan.

Kemudian, Pihak Pemkab Bangka dalam hal ini hanya bersifat memfasilitasi pertemuan saja. karena adanya permintaan dari Kades Bukit Layang terkait permasalahan ini dan karena adanya itikad baik dari pihak PT. THEP maupun CV. Bukit Hijau Lestari untuk menyelesaikan permasalahan ini agar tidak berlarut-larut dan Pemkab Bangka menunggu perkembangan selanjutnya dari Pak Kades Bukit Layang.

“Mudah-mudahan adanya niat baik dan komitmen dari CV. bukit hijau lestari dan managemen PT. THEP  untuk segera menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan ini, Kami akan melihat perkembangan itu melalui laporan dari pak Kades Andri sebagai Kades bukit layang,” Bebernya.

Sementara itu pihak PT. THEP yang diwakili oleh Manager Legal Produksi Andreas, mengatakan akan memperhatikan dan memprioritaskan permasalahan ketenagakerjaan yang berasal dari warga lokal khususnya warga Desa Bukit Layang apabila ada kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan SOP perusahaan.

“Karena perkebunan kami berada di 26 desa dan 2 Kabupaten jadi kami harus berlaku adil bagi ke 26 desa yang ada, dan kami akan berusaha untuk memprioritaskan warga desa bukit layang apabila kita butuh tenaga kerja sesuai SOP  dari perusahaan kita,” Ujar Andreas.

Dalam Kesempatan tersebut Kades Bukit Layang Andri, mengutarakan bahwa permasalahan antara CV. Bukit Hijau Lestari dengan PT Tata Hamparan Eka Persada dalam menganulir warga Bukit Layang  yang terdampak sebagai tenaga kerja.

“Kami mengharapkan perusahaan-perusahaan yang ada di desa bukit layang, dapat mengakomodir terhadap penyerapan tenaga kerja lokal desa yang terdampak. Artinya benar-benar diperhatikan tenaga kerja yang ada di desa tersebut. Harapannya masyarakat warga desa yang terdampak tersebut bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari apalagi dimasa pandemi covid-19 saat ini,” Jelasnya.

Ia menambahkan, Terhadap ke 23 tenaga kerja yang dianulir tersebut, Andri mengharapkan agar ke depan bisa diperdayakan lagi oleh perusahaan PT THEP kembali.

“Setiap penerimaan lowongan kerja oleh perusahaan, kami mengharapkan sebesar-besarnya agar dapat mengirimkan informasi tersebut ke pihak desa. Sehingga kami bisa membuat edaran informasi tersebut kepada masyarakat yang ada di desa secara transparan dan semua masyarakat dapat mengetahui informasi tersebut,” Pungkasnya.

 48 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *