Kuras Uang Korban Hingga Ratusan Juta, Spesial Pengganjal ATM Di Ciduk Polisi

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com Bongkar kasus pencurian dengan modus ganjal ATM menggunakan tusuk gigi, enam tersangka diamankan polisi. Mereka diantaranya berinisial, ND, EC, R GCJ, SHW, dan E.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Yusri Yunus mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal, usai polisi menerima tiga laporan dari korban.

“Pertama kejadian pada tanggal 2 Agustu, TKPnya di daerah, Tangerang, TKP kedua di daerah Legok Banten, dan dan TKP ke tiga, di daerah Fatmawati Cilandak Jakarta Selatan,” kata Yusri ketika menggelar press release di Mapolda Metro Jaya, Selasa, (09/08/2021).

Sementara tiga tersangka lain dari enam tersangka, termasuk capten berinisial EC, merupakan resedivis dalam kasus pencurian dan Narkoba.

“Tersangka CE (Capten) dan dua tersangka lainnya, adalah resedivis,” terangnya.

Ketika di interogasi petugas, tersangka mengaku baru 30 kali beraksi, selama satu tahun.

“Ini kita tadak percaya, kita masih kembangkan kasus ini,”tegasnya.

Selama satu tahun beraksi, tersangka kata Yusri telah menguras uang korban mencapai ratusan juta rupiah. Sebab, dalam laporan polisi yang diterima dari korban itu, nomilnya mulai dariĀ  20, 50, dan sampai 128 juta rupiah.

Sementara hasil pembagian dari hasil kejahatan itu, beber Yusri dimana capten atau otak pelaku lebih banyak dari pada tersangka lainnya.

“Uang hasi curian ini digunakan tersangka, ada yang beli emas, dan untuk membiayai kebutuhan hari – hari,” terangnya.

Untuk itu, masyarakat dihimbau, agar berhati – hati, jika ingin mengambil uangnya menggunakan mesin ATM.

“Jika ada kendala atau mengalami kejadian aerupa, mintalah pertolongan kepada security atau aparat kepolisian terdekat. Hal ini untuk menghindari dari aksi pelaku kejahatan seperti ini,” bebernya.

Atas perbuatannya, para tersangka ini dijerat dengan Pasa 363 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara. (Gomes).

 139 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *