Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Kasus Peredaran Narkoba, Ditengah Gencar Kawal PPKM Darurat

  • Share

SURABAYA,Deteksionline.com – Polres Pelabuhan Tanjung Perak, berhasil membongkar kasus peredaran barang haram (Narkotika) jenis sabu, ditengah polisi gencar kawal pelaksanan PPKM Darurat dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

Dalam membongkar kasus tersebut, seorang tersngka berinisial HR (48) beserta barang bukti berhsil diamankan polisi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Ajun Komisari Besar Polisi, (AKBP) Ganis Setyaningrum mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal, usai pihaknya menerima laporan dari masyarakat.

“Bahwa sebuah rumah yang beralamatkan di Jalan Kalianak Barat Nomor 43 Surabaya sering dijadikan transaksi jual-beli narkotika jenis sabu,” kata Kapolres Pelabuhn Tanjung Perak, AKBP Ganis, saat menggelar press relese di Surabaya, Selasa, (06/07/2021).

Menindaklanjuti laporan tersebut, selanjutnya, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak kata Ganis, melakukan surveilans serta pemantauan diseputaran lokasi tersebut.

“Alhasil tersangka berinisial HR (43), berhasil diamanakan petugas beserta barang bukti,” terangnya.

Setelah tersangka HR diamankan, petugas lanjut Ganis juga melakukan penggeledahan dirumah yang beralamatkan di Jalan Kalianak Barat Nomor 43 tersebut. Bahkan saat penggeledahan itu petugas juga menemukan beberapa barang bukti.

“Diantaranya, satu buah kotak bekas rokok Sampoerna Mild yang didalamnya berisi satu poket klip plastik kecil Narkotika jenis Shabu dengan berat bruto +1,07 gram, beserta pembungkusnya,” terangnya.

Selain itu, satu poket klip plastik kecil Narkotika jenis sabu dengan berat bruto +0,43 gram beserta pembungkusnya.

Satu poket klip plastik kecil Narkotika jenis sabu dengan berat bruto +0,53 gram beserta pembungkusnya, satu buah timbangan elekrik Warna Silver, satu buah hanphone merk Realme 5 Pro warna biru metalik.

Tersangka mengaku bahwa barang bukti tersebut dibelinya, dari seorang tersangka yang bernama SB, dengan cara dititipi untuk dijual kembali usai diinterogasi petugas.

“Sementara tersangka SB sendiri saat ini, telah masuk menjadi Daftar Pencaria Orang (DPO) oleh petugas,” beber mantan Kasubdit Sumndaling PMJ tersebut.

Narkotika jenis shabu ini lanjut Ganis, dibeli tersangka HR sejak awal bulan Juni yang lalu dari seorang tersangka berinisial SB. Bahkan, HR juga mengaku bahwa baru pertama kali dirinya membeli barang haram tersebut.

“Hingga saat ini tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat ( 1 ) Subsider pasal 112 ayat 1 undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. (Gomes).

 

 120 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *