Hari Pelaut Se-Dunia, PMSA Ajak Insan Pelaut Bangkit

  • Share
Oleh Syafrigon
JAKARTA, Deteksionline.com;
Tanggal 25 Juni diperingati sebagai Day Of The Seafarer atau Hari Pelaut se-Dunia.
Padang Maritime School Alumnus (PMSA) merupakan salah satu Organisasi yang memiliki anggota lebih dari 70% bekerja sebagai pelaut, menyambut gembira hari tersebut.
Hal ini dikatalan Ketum PMSA Hendra,ST,M.mar.Eng,Minggu (20/6/21).
Dalam rangka memperingati Hari Pelaut se-dunia  PMSA meluncurkan sebuah slogan “PMSA Bangkit Bersama Insan Maritime”,dengan harapan Insan maritime segera bangkit bersama meski pandemi Covid-19 belum berakhir.
Saat dihubungi via What Ap Hendra,ST.M.mar.Eng mengatakan pada masa Pandemi Covid-19 ini,banyak Anggota PMSA yang terdampak oleh pandemi Covid-19 baik yang bekerja sebagai pelaut maupun yang bekerja di darat.
“Kami dari Pengurus PMSA sangat prihatin akan hal tersebut dan berharap di Hari Peringatan Pelaut se – dunia ini adalah waktunya kami untuk menghormati jasa dua juta Pelaut Dunia yang berdedikasi dan Profesional membuat sebagian besar perdagangan dunia bergerak dengan aman,mengirimkan barang barang penting termasuk makanan,bahan bakar dan pasokan medis,semoga dengan slogan   PMSA Bangkit Bersama Insan Maritime”ini,dapat menambah semangat bagi teman teman yang terdampak Covid-19 untuk bangkit bersama dan kami berharap Pandemi ini segerah berakhir,Happy Of Day Seafarer,Jelas Veva Jaya Mahe,lanjut Ketum PMSA,” urai Hendra menyemangati rekan rekannya.
Pada kesempatan yang sama Sekretaris Jendral  PMSA Sahrul Amri menyampaikan, selamat Hari Pelaut se-dunia untuk teman teman di manapun berada.
Sahrul Amri mengatakan, pelaut bekerja untuk waktu yang lama dan jauh dari rumah dan keluarga, kontribusi mereka sebagian besar tidak diketahui oleh banyak orang,namun dalam beberapa tahun terakhir,beban mereka telah tumbuh secara eksponensial dengan pembatasan perjalanan  terkait Covid-19 yang telah mencegah ratusan ribu pelaut meninggalkan kapal
“Banyak juga pelaut yang terpapar virus Covid-19 sehingga membuat mereka harus dikarantina bahkan di rumahkan dan setelah sembuhpun mereka sudah susah untuk kembali bekerja di  kapal ksrena terhalang aturan pergantian ABK dan larangan keluar masuk daerah  dan negara,” ujarnya.
Buat teman teman, kata Amri,  tetap semangat untuk bangkit bersama. “Jasa kalian memang tidak kelihatan,tapi dirasakan oleh masyarakat Indonesia dan juga masyarakat dunia,karena sebagian besar dari pelaut tetap melaksanakan tugasnya untuk memastikan pengiriman barang,bahan kebutuhan pokok,dan obat obatan tetap sampai dengan aman,tepat waktu dan selamat,” papar Amri.
Pada kesempatan lain Pembina PMSA Capt    Mofridon mengatakan, besar harapan kita untuk kedepannya pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan pelaut Indonesia,salah satunya dengan  meratifikasi Konvensi ILO tentang stadarisasi gaji pelaut.
“Persiapan kita sebagai Anggota PMSA sebagai pelaku/pelaut Indonesia adalah dengan menaikan daya saing kita di dunia Internasional,salah satunya dengan mengasah ketrampilan dan kompetensi di dunia pelayaran dan untuk itu sebagaimana kita ketahui bahwa suda banyak Anggota PMSA yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan sampai ke level lebih tinggi,” tutupnya.(Syafrigon)

 633 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *