Tak Memenuhi Persyaratan, Polisi Putar Balik 36.468 Unit Kendaraan Roda 2 Dan Roda 4

  • Share

JAKARTA, Deteksionline.com – Sebanyak 36.468 unit kendaraan, baik roda dua, roda empat penumpang, maupun roda empat muatan barang, berhasil diputar balik oleh aparat kepolisian.

Hal itu dilakukan lantaran adanya larangan mudik lebaran 2021 sesuai anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono merinci, dari jumlah tersebut, terdapat 16.607 unit diantaranya roda dua, 16.388 unit roda empat, 284 unit roda dua penumpang dan 3.189 unit kendaraan barang.

“Jumlah kendaraan yang diputarbalik itu, hasil penyekatan di 22 titik di ruas tol, 147 titik di ruas non tol atau arteri, dan 212 di ruas jalur alternatif,” kata Irjen Argo, melalui keterangan tertulis yang diterima awak media di Jakarta, Minggu, (16/05/2021).

Sementara itu, total kendaraan yang diperiksa sebanyak 50.315 unit lanjut Argo, 36.468 diantaranya diputarbalik, karena tidak memiliki persyaratan yang telah ditentukan.

Bahkan, disela – sela penyekatan tersebut petugas kata Argo juga melakukan rapid test kepada para pengemudik dan penumpang kendaraan.

“Dari 3.250 kali rapid test yang dilakukan kepada pemudik 24 dinyatakan positif. Sementara 3.226 orang negatif,” terangnya.

Ada pun kegiatan lainnya yang lakukan oleh aparat kepolisian, adalah pembagian masker kepada masyarakat sebanyak 1.968 kali.

Untuk meminimalisir terjadi lonjakan penyebaran virus Covid-19, Polri kata Argo telah memonitoring sejumlah telah wisata di Jakarta. Misalnya Ancol, TMII, Ragunan. Termasuk sejumlah tempat wisata di Jawa Barat seperti Pangadaran.

“Hasil monitor dan pulbaket terkait situasi Kamtibmas dan arus lalin di lokasi wisata secara umum aman dan kondusif. Objek wisata pantai relatif kondusif tidak terdapat konsentrasi wisatawan yang melebihi batas normal,” tandasnya.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan Pemda DKI Jakarta menggelar rapat koordinasi (Rakor). Dalam rapat yang melibatkan tiga institusi tersebut membahas terkait antisipasi arus balik mudik.

Sebelab, sebelum dilakukan penyekatan arus mudik pada tanggal 6 Mei 2021 lalu itu, sebayak 1,2 juta masrakat telah keluar dari DKI Jakarta. (Gomes).

 79 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *