Ulama-Habib Dukung Haji Denny, Sinyal Ingin Gubernur Hanyar 

  • Share

KALSEL, Deteksionline.com-Dukungan yang mengalir dari sejumlah ulama, tokoh agama dan masyarakat ke Haji Denny Indrayana sebagai calon gubernur Kalimantan Selatan belakangan ini harus dimaknai sebagai pertanda kuatnya keinginan warga Kalsel untuk adanya perubahan. Termasuk, perubahan kepemimpinan di tanah banua ini.

Demikian disampaikan Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel, H. Rusian kepada pers di Banjarmasin, Minggu (25/4). Ia menanggapi sikap politik Guru Syaifuddin yang akrab dipanggal Guru Banjar Indah bersama para habib lainnya, yang merestui sekaligus mendoakan Haji Denny Indrayana untuk terpilih sebagai gubernur Kalsel yang baru.

Seperti diketahui, belum lama ini, tepatnya Rabu (21/4) lalu, Haji Denny Indrayana diundang khusus Guru Banjar bersama para habib untuk bersilaturahmi ke rumahnya. Disana, mereka shalat Tarawih bersama di Masjid Bani Ismail Banjar Indah, Komplek Kuyu Ujung, Banjarmasin. Pada acara silaturahmi itu, Guru Banjar dan para habib mendoakan haji Denny Indrayana untuk bisa duduk sebagai gubernur Kalsel.

“Buat saya, dukungan, restu dan doa para habib, ulama, tokoh agama dan masyarakat kepada haji Denny Indrayana itu sebagai sinyal kuat betapa warga Kalsel ingin perubahan. Ingin ada pemimpin hanyar. Dan saya yakin, sikap para tokoh terkemuka itu akan dijadikan panduan warga Kalsel untuk memiih calon gubernurnya yang baik, jujur, adil dan punya tekad untuk memajukan tanah Banua,” kata Rusian.

Menurut dia, haji Denny adalah sosok ideal pemimpin Kalsel yang bisa diharapkan membawa perubahan ke arah yang lebih baik, maju dan sejahtera. Apalagi, profesor yang mantan Wamenkumham RI ini dinilai publik punya integritas moral, kepedulian, keinginan kuat untuk membawa perubahan di Kalsel.

“Semua orang tahu, dia selalu mengampanyekan politik bersih, jujur dan adil. Karena dia memang ingin warga Kalsel tidak lagi dibodoh-bodohi oleh calon pemimpinnya lewat praktik kotor dan curang seperti politik uang. Calon gubernur yang bagi-bagi uang untuk terpilih itu sepertinya terlihat baik, padahal sesungguhnya jahat,” tegasnya.

Dalam pandangan Rusian, calon gubernur yang mengandalkan politik uang, bisa dipastikan saat terpilih nanti, kebijakannya akan banyak merugikan rakyat.

Termasuk, melakukan korupsi, karena dia harus mengembalikan uang yang sudah dikeluarkannya buat politik uang. Karena itu, saatnya sekarang warga Kalsel tak lagi mau dibodohi lewat praktik politik kotor tadi.

Meskipun, lanjut Rusian, dirinya yakin saat ini pun mayoritas warga Kalsel sudah lebih cerdas. Sehingga, pada saat ada calon gubernur yang memberinya uang, tapi pada saat berada di TPS nanti pilihannya pasti lain. Mereka akan memilih calon yang sesuai dengan nuraninya, yakni calon yang baik, jujur, adil dan bermoral.

 618 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *