Tak Miliki IMB, Warga: Bongkar Bangunan Bermasalah di Kelurahan Kramat

  • Share

JAKARTA, Deteksionline.com- Warga yang bermukim di RW 06 Kelurahan Kramat, Senen Jakarta Pusat mendesak bagian pengawasan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk segera membongkar sebuah bangunan yang berdiri di Gang Mesjid, RT03/06 Keluarahan Kramat.

Desakan warga ini disampaikan mengingat bangunan milik  Mashuri tidak memiliki IMB. Pihak Citata Kecamatan Senen tidak mengeluarkan IMB karena bangunan tersebut melanggar garis sepadan.

Seorang warga yang minta namanya dirahasiakan mengatakan kepada deteksionline.com masalah ini sudah ramai tetapi mengapa belum ada tindakan pembongkaran. “Yang kami dengar ada aroma suap menyuap sehingga bangunan tersebut bisa berdiri,” kata warga tersebut.

Proyek pekerjaan bangunan untuk tempat kost  ini mengabaikan  SOP perijinannya dan melanggar GSB, KDB, KDLB dan pada prinsip nya belum kantongi perijinannya.

Menurut keterangan warga, pemilik bangunan telah menyerahkan uang sebesar Rp 50 juta untuk mengurus IMB kepada Poni, Satpol PP Kelurahan Kramat. Namun karena posisi bangunan berada dalam garis sepadan izin tak dikeluarkan.

Pemilik bangunan mengakui telah menyerahkan dana tersebut kepada Poni. “Ada tanda terimanya kok dan yang menyerahkannya Yanto, mandor bangunan,” kata pemilik rumah,

Sementara Lurah Kramat, Agus yang ditemui mengatakan bahwa perizinan tidak bakal dikeluarkan jika sudah melanggar peraturan. “Karena masalah ini sudah ramai saya sarankan duduk bersama antara pemilik rumah den pak Poni yang telah menerima uang untuk ngurus IMB tersebut,” saran lurah.

Sayangnya Poni dalam beberapa hari ini tidak terlihat di kantornya sehingga usulan lurah untuk duduk bersama diduga belum terlaksana.

Menurut aturan yang berlaku IMB bisa dikeluarkan apabila bangunan dibongkar dan mundur dua meter ke dalam,. Tatapi pemilik rumah keberatan dan berencana melaprkan Poni ke polisi.

Penulis Tim

 71 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *