Tak Ada Istimewa Kendraan Berplat RF Langgar Lalin, Dirlantas PMJ Perintahkan Anggota Tindak Tegas 

  • Share

JAKARTA, Deteksionline.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya (PMJ) memastikan tidak ada keistimewaan untuk kendaraan berpelat RF. Setiap kendaraan yang melanggar, meski berpelat nomor polisi RF yang biasa digunakan kendaraan dinas pemerintahan baik sipil, militer maupun kepolisian tetap ditindak.

Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya diperintahkan untuk menindaklanjuti kendaraan pelatuk RF melakukan seluruh.

“Saya perintahkan petugas di lapangan untuk tetap menindak mobil berpelat RF. Jangan takut untuk menilangnya kalau mereka melakukan percobaan, ”kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Kamis (25/3/2021).

Pelat nomor kendaraan bermotor RF seperti RFS, RFP dan RFD, menurut Kombes Sambodo, memang dikhususkan untuk kendaraan dinas berpelat hitam. Namun bila berhasil maka berhak untuk ditindak.

Begitu juga bila menggunakan rotator tanpa kepentingan, Sambodo juga meminta anak buahnya tetap melakukan penindakan tegas. Sebab, pada prinsipnya pelatuk khusus RF tidak ada yang kebal hukum dan harus taat aturan tata tertib lalu lintas.

Dijelaskan Dirlantas Sambodo, semua masyarakat di mata hukum. Pihaknya telah memerintahkan anggota di lapangan untuk kendaraan bermotor yang kendaraan bermotor itu khusus itu jika kedapatan arogan dan lalu lintas.

“Beberapa mobil berpelat RFS, RFP semua nomor-nomor khusus itu ditilang oleh anggota saya,” tegas Sambodo.

Kendaraan berpelat RF kerap mendapat pengawalan di jalan raya. Kata Sambodo lagi, ada tujuh kelompok kendaraan yang mendapatkan pengawalan berdasarkan undang-undang.

Kendaraan-kendaraan yang mendapat kengawalan, yakni mobil jenazah, ambulans, orang yang sedang menolong kecelakaan, tamu negara, hingga konvoi yang menurut kepentingan Polri memerlukan pengawalan.

“Ketika rombongan-rombongan itu lewat, maka sebagai hal utama penggunaan jalan Polri berkewajiban melakukan pengamanan, itu bunyi undang-undang,” ujar Sambodo.

Sambodo area, selain kelompok itu tidak boleh ada pengawalan. Pihaknya telah menginstruksikan kebijakan tersebut kepada seluruh anggota.

“Semua pelat nomor apa pun punya hak yang sama dan kewajiban yang sama di jalan,” tegas. (Ulis)

 179 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *