Polda Metro Jaya Cokok Spesial Penipuan Via SMS Asal Sulsel

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com Polda Metro Jaya, berhasil membongkar kasus penipuan dan penggelapan melalui via SMS. Dua spesial penipuan via SMS asal Sulsel berhasil diamankan polisi dalam mengungkap kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol,  Yusri Yunus mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal setelah tim Opsnal Unit III Resmob Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan guna mengumpulkan informasi serta alat bukti, usai menerima laporan dari korban.

“Alhasil, pada Sabtu 20 Februari, dua tersangka berinisial HS alias Sandi dan U Alias Undru berhasil diamankan Unit III Resmob Polda Metro Jaya, di Perumahan Royal Living Blok. B.3 No.1, Jl. Gatot Subroto Sepatan RT/RW. 003/004, Kel. Pondok Jaya, Kec. Sepatan, Kab. Tangerang,” kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Senin, (01/03/2021).

Aksi kejahatan penipuan tersebut diakui pelaku baru sekali. Namun, polisi lanjut Yusri tak percaya begitu saja. Polisi sambung Yusri terus melakukan pendalaman terhdap kasus tersebut.

“Kita akan terus mendalami, meski pelaku mengaku baru sekali dalam aksi penipuan ini,” terangnya.

Yusri menyebut, spesial penipuan yang meraup uang korban hingga 200 juta ini, berasal dari Sulawesi Selatan.

“Kedua tersangka ini sama – sama berasal dari Sulsel,” tambahnya.

Guna melancarkan aksinya itu, kedua pelaku membagikan perannya masing – masing. Dimana tersangka SH, yang mengirim pesan melalui via SMS kepada nomor yang diacak pelaku menggunakan kontak pelaku +6282312468930 yang berisikan promo undian berhadiah 100 juta rupiah untuk korban.

“Tak hanya itu saja, setelah menerima pesan dari pelaku, korban juga diarahkan untuk membuka halaman website bit.ly/program_unlimited2021 dan korban diarahkan untuk menghubungi melalui aplikasi WhatsApp pada nomor telpon 08529858226,” tuturnya.

Sementara tersangka U alias Undru yang berperan untuk menyiapkan rekening. Jika ada korban yang mentransfer, maka tersangka U cepat – cepat mengambilkan uang dari rekening tersebut.

“Dia tersangka U yang menarik uang dari rekening jika ada korban yang transfer sebagai uang administrasi untuk mendapat undian 100 juta tersebut,” paparnya.

Selain tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Diantaranya seperti, satu unit Buku Tabungan BANK BRI Nomor Rekening 0018-01-063542-50-5 a.n RD, Satu buah Kartu ATM BRI Nomor 5221842175284105, satu unit Handphone Evercoss warna Abu-Abu, satu unit Handphone Oppo Warna Gold, dua unit Laptop, dua puluh Unit Modem, satu Unit Port USB, empat puluh buah Sim Card Telkomsel.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal, 378 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama empat tahun penjara.

(Gomes).

 171 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *