Albert Hendra Lukman Anggota DPRD Sumbar Berharap Putra Putri Mentawai Bisa Menjadi Bos Dikampungnya

  • Share

Mentawai, deteksionline.com- Albert Hendra Lukman SE anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat berharap kepada Putra-Putri di Kepulauan Mentawai jangan hanya bercita-cita menjadi PNS setelah menyandan status Sarjana, namun harus bisa menjadi pengusaha atau Bos dikampungnya sendiri.

Hal itu lamaran oleh Albert saat mendampingi Komandan Korem 032 / Wirabraja Brigjen TNI Arief Gajah Mada, SE.MM, Rabu (24/02/2021) beberapa hari yang lalu,

“Harapan saya kepada Putra-putri Mentawai jangan menjadi penonton di halaman itu sendiri, Putra – putri Mentawai jangan hanya bersekolah tinggi sarjana tetapi bercita – cita menjadi PNS, tetapi harapannya sebagai kader PDI Perjuangan agar Putra – putri Mentawai menjadi pengusaha menjadi Bos di kampung halaman sendiri “, katanya dalam bincang-bincang dengan deteksionline.com di Tuapejat sambil makan siang beberapa hari yang lalu.

Ia melanjutkan, “Putra – putri Mentawai harus berani menjadi pengusaha walaupun hanya usaha goreng pisang tetapi tidak memerintahkan orang lain, agar masyarakat mentawai juga cepat lepas dalam keterpurukan ekonomi seperti sekarang ini banyak yang bisa melakukan asalkan ada niat”, kata Albert yang sudah beberapa kakali duduk di DPRD Kota padang dan DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Kemudian, Albert berharap kepada pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, dalam pembangunan Tras Mentawai harus di lakukan kajian yang benar-benar dapat manfaat cepat kepada masyarakat.

“Kalau membangun suatu jalan memang besar biayanya apa lagi mentawai kepulauan serba didatangkan materi daru luar mentawai, dan saya mendung Trans mentawai tetapi yang bisa langsung bermanfaat pada masyarakat, jangan dibuka jalan lebar, tetapi kembali menjadi hutan. Oleh karna itu harus ada kajian dan perencanaan yang sesuai kondisi Mentawai “, kata Albert Hendra Lukman SE Kader PDIP itu.

Selanjutnya, Albert mengatakan Mentawai daerah maritim pembangunan yang diutamakan bukan saja hanya jalan trans mentawai, tetapi juga pembangunan dermaga- dermaga di pulau besar di Kepualauan Mentawai, agar trasportasi masyarakat lebih cepat, dan juga membangun jalan trans mentawai.

“Soal mentawai 3T, termiskin, terbelakang, tertinggal, seharusnya pemda Mentawai memanfaatkan dan memanfaatkan peluang momentum, Jokowi Presiden Republik Indonesia, jelaskan misi -visi membangun Indonesia dari Sabang sampai Marauke, sudah termasuk bagian Kepulauan Mentawai bagian NKRI, Provinsi Sumatera Barat”, lanjut Albert kembali.

Kepulauan Mentawai situasi sekarang, harus kita mencari momentum bagaimana Mentawai yang sudah berusia 21 lebih menjadi Kabupaten sendiri tahun dari 1999 dimekarkan, artinya level 3T tertinggal, terbelakang, termiskin harus tidak ada lagi, sehingga Kabupaten Mentawai itu, terluar, terdepan di wilayah kesatuan republik Indonesia .

Kita harus singkronkan, sebenarnya mentawai harus memanfaatkan momentum, sekarang presidennya adalah Jokowi, Visi – Misinya Jokowi menjelaskan pembangunan itu harus merata dari Sabang sampai Merauke.

“Tadi ukur sudah disampaikan Bupati kepada Dandrem itu, memang harus kita ukur sekarang, pulau Mego yang ada di wilayah Mentawai itu mana yang terluar Sabang atau Mego, seharusnya kita coba ukur kita sampaikan sama Jokowi bukan Sabang marauke lagi, Mentawai marauke, khususnya pulau Mego , apa yang di sampaikan oleh Bupati itu betul sekali, pulau terluar tetapi harus 3T terdepan, temudah termaju, artinya harus di laporan mulai sekarang “, kata Albert.

“Bukan kita hanya bicara politik dan biosentris. Mentawai sudah jauh melebihi harapan saya harus pandai melobi pusat APBN APBD provinsi dan APBD Mentawai, ketinggalan itu jangan menjadi patah semangat kita, tetapi jadi motivasi untuk kita bersama membangun lebih baik”, tambah Ketua DPC PDI Perjuangan kota Padang itu … (delau).

 338 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *