Cerdas Menggunakan Teknologi Elektronik Agar Terhindar dari Masalah

  • Share

Cerdas Menggunakan Teknologi Elektronik Agar Terhindar dari Masalah

Oleh Jeanne Darc Noviayanti Manik
Dosen Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung.

Babel, deteksionline.com- Globalisasi informasi telah menempatkan Indonesia sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia sehingga diwajibkan diaturnya pengaturan pengelolaan Informasi dan Transaksi Elektronik di tingkat nasional sehingga pembangunan Teknologi Informasi dapat dilakukan secara optimal, merata, dan menyebar ke seluruh lapisan masyarakat guna mencerdaskan kehidupan bangsa.

Perkembangan dan kemajuan Teknologi Informasi yang demikian pesat telah menyebabkan perubahan kegiatan kehidupan manusia dalam bidang yang secara langsung dipengaruhi oleh bentuk-bentuk perbuatan hukum baru.

Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat diimplementasikan oleh orang yang mampu memahaminya.

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik dilaksanakan berdasarkan asas kepastian hukum, manfaat, kehati-hatian, iktikad baik, dan kebebasan memilih teknologi atau netral teknologi.

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik dilaksanakan dengan tujuan untuk: mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia
mengembangkan perdagangan dan perekonomian nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat
meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik;

Membuka kesempatan seluas-luasnya kepada setiap orang untuk memajukan pemikiran dan kemampuan di bidang penggunaan dan penggunaan Teknologi Informasi seoptimal mungkin dan bertanggung jawab;

Memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi pengguna dan penyelenggara Teknologi Informasi
Indonesia menganut kebebasan yang bertanggung jawab agar tidak atas nama kebebasan lalu lintas hak orang lain.

Dalam penyampaian pendapat, terdapat kewajiban untuk menghormati hak orang lain juga. Tidak semaunya sendiri dalam menyampaikan pendapat pribadi, yang memberikan rasa adilan bagi orang lain.

Kita sebagai anggota masyarakat tetap harus menjaga ruang digital Indonesia agar bersih, sehat, beretika, sopan santun menyampaikan pendapat dan kritik, agar penuh dengan adab, dan produktif dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat.

Perbuatan-perbuatan yang dilarang dalam UU ITE berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2008 yang telah diubah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 yang paling banyak dilakukan akhir-akhir ini, antara lain:

Pasal 27 tentang pembinaan tentang setiap orang yang sengaja dan tanpa hak, dan atau mentransmisikan dan / atau membuat dapat diaksesnya Informasi elektronik dan / atau dokumen elektronik yang bermuatan: yang melanggar kesusilaan, perjudian, penghinaan dan / atau pencemaran nama baik, dan pemerasan dan / atau pengancaman.

Pasal 28 pembinaan tentang Orang dengan sengaja dan tanpa hak, berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik dan sengaja dan tanpa hak informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan / atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA).

Pasal 29 tentang pengelolaan Orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang dikelola secara pribadi.

Indonesia merupakan negara hukum. Indonesia adalah negara demokrasi yang menghormati kebebasan berpendapat dan berkumpul, dimana pun dan kapan pun. Untuk itu, hukum harus dijalankan dengan seadil-adilnya, melindungi kepentingan yang lebih luas, menjamin rasa keadilan masyarakat dan Negara.

Penggunaan dan pemanfaatan Teknologi harus terus dikembangkan untuk menjaga, memperkaya, dan memperkukuh persatuan dan kesatuan nasional berdasarkan peraturan Perundang-undangan demi kepentingan nasional. Pemanfaatan Teknologi informasi yang berperan penting dalam perdagangan dan pertumbuhan perekonomian nasional untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, dengan bijak menggunakan teknologi secara tepat.

 139 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *