Palsukan Surat Keterangan Test Swab Antigan PCR Covid-19, 8 Tersangka Di Gulung Polda Metro Jaya

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com Palsukan surat keterangan test Swab Antigan PCR, Covid-19 Polda Metro Jaya gulung 8 orang tersangka.

Salah satu dari 8 orang tersangka tersebut, tak dihadirkan dihadapan awak media, lantaran masih dibawah umur usianya. Sehingga polisi hanya menghadirkan 7 orang tersangka kala menggelar press release di Mapolda Metro Metro Jaya. Mereka diantranya berinisial, RSH(20), RHM(22), IS(23), MA(25), MA(20), SP (38) dan Y(23).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, ini merupakan pengungkapan yang ke tiga kali yang dilakukan oleh pihaknya. Sebab, sebelumnya polisi juga berhasil mengungkap serta menagkap tersangka dalam kasus yang sama ini.

“Ini kali ketiga, kita melakukan pengejaran terhadap pemalsuan surat hasil test PCR yang ditawarkan melalui media sosial yang ada, saat ini,” kata Yusri saat menggelar release di Gedung Ditkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/01/2020).

Dalam melancarkan aksi kejahatan tersebut kelompok tersebut sangat terorganisir. Pasalnya, para tersangka ini merupakan orang dalam yang bekerja pada klinik DS dengan perannya masing – masing.

“Pelakunya ‘orang dalam’ (petugas kesehatan: red), yang mempunyai peran masing-masing, dan bekerja disalah satu klinik laboratorium DS,” terangnya.

Bahkan tersangka lanjut Yusri menawarkan kepada pelanggan melalui media sosial (Medsos) dengan harga mencapai ratusan ribu per lembar surat keterangan antigan covid-19 palsu tersebut.

“Satu lembar surat keterangan Test Swab Antigan PCR Covid-19 palsu tersebut dibandrol dengan harga Rp 900.000,”tambahnya.

Pada kesempatan yang sama hal serupa juga disampaikan oleh Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, (Dirkrimum PMJ), Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat. Menurut Tubagus, pemalsuan surat keterangan hasil test PCR ini adalah bagian dari penyelewengan yang bersifat merugikan banyak pihak.

“Akibatnya angka terpaparnya covid-19 saat ini, secara fakta tidak adanya tanda-tanda  penurunan,” beber Tubagus.

Untuk itu, polisi jelas Tubagus bakal terus meningkatkan upaya penegakan hukum, dengan alasannya untuk mengurangi angka covid -19 yang belakangan marak terjadi di tanah air ini, dengan tepat sasarannya.

“Agar angka penurunan angka covid menurun secara signifikan,” katanya.

Selain tersangka polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan tersangka diantaranya, beberapa unit hanphone berbagai merek beserta SIM Card, Screenshot transferan melalui M- Banking, satu unit Lepthop beserta monitor, beberapa lembar surat Hasil Pemeriksaan Laboratorium Klinik Denti Sari ats nama ADE SUJANA ditandatangani dan dicap.

Atas perbuat tersebut, para tersangka ini dijerat dengan Pasal 263 dan 268 KUHP dikenakan sanksi 12 tahun penjara.

(Gomes)

 193 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *