Kasus Selingkuh Mulyanto, Mehoa : Kita Serahkan Pada Aturan Hukum Yang Berlaku

  • Share

Koba, deteksionline.com – Ketua DPRD Bangka Tengah Mehoa menyampaikan terkait kasus dugaan selingkuhan Kepala Dinas Kominfo Bangka Tengah Mulyanto, DPRD Bateng menyerahkan kasus itu pada aturan Hukum yang berlaku dan Azas kepatutan dan Etika sebagai ASN.

“.Kita serahkan pada aturan Hukum yang berlaku dan Asas kepatutan dan Etika sebagai ASN”, terang Mehoa saat dikonfirmasi awak media, Jumat (15/1) melalui pesan whats App.

Lanjut Mehoa, dalam hal ini yang diambil adalah hikmah nya untuk masing-masing pribadi kita, karena ini menyangkut pribadi, masalah ini sangat sensitif sekali.

” Kita ambil hikmah nya untuk masing- masing Kita. Karena tentu hal Ini sangat pribadi dan sangat sensitif sekali”, kata Ketua DPRD Bateng asal Partai PDIP.

Sebelumnya telah diberitakan, Mulyanto Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bangka Tengah dipecat dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kominfo Bangka Tengah oleh Bupati Bangka Tengah Yulianto Satin karena kasus selingkuh dengan bawahannya.

Dan kasus itu sudah dilaporkan oleh A ( suami pasangan selingkuhan Mulyanto) kepada pihak Polres Bangka Tengah.

Bupati Bangka Tengah Yulianto Satin menerangkan sudah mengambil tindakan tegas terhadap Kepala Dinas Kominfo Bangka Tengah dan sudah memberhentikannya dari jabatan Kepala Dinas.

“Tidak elok mengomentari hal seperti ini, yang harus kita jaga psikologis keluarga mereka, yang jelas kami sudah memberikan sanksi kepada keduanya, mohon pengertian kawan-kawan media”, ungkap Bupati Bateng, Kamis (14/1).

Lanjut Yulianto Satin, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sudah mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan M sebagai Kadis Kominfo dan perempuannya diberhentikan sebagai honorer di Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

” Saya berhentikan sebagai Kadiskominfo, Yang satu nya kami berhentikan sebagai honorer di Pemkab Bateng”, lanjutnya.

(Suherman)

 657 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *