Yosep Sarogdok: 20 Tahun PDIP Pimpin Mentawai

  • Share

Mentawai -deteksionline.com- Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Yosep Sarogdok di ulang tahun PDI Perjuangan ke-48 ini, adalah momentum buat PDI Perjuangan untuk melihat apa pun yang tercapainya soal kinerja para petugas partai yang duduk di eksekutif dan juga di legislatif.

Tentu ini menjadi momentum untuk mengintropeksi diri masing-masing, khususnya petugas partai yang ada di kabupaten kepulauan Mentawai, jujur ​​kita sampaikan bahwa PDI Perjuangan di eksekutif sudah 20 tahun lebih, sejak Bupati Pdt.Edison Saleleubaja, S.Th dan sampai kepemimpinan Bupati Yudas sabaggalet “, kata Yosep Sarogdok.

Perlu kita sampaikan untuk membangun Kabupaten Kepulauan Mentawai, memang tidak semudah membalikkan telapak tangan karna ini daerah kepulauan di tambah lagi soal anggaran membangunan kabupaten itu biaya cukup besar, sekarang ini sudah memulai akses jalan untuk transportasi darat, sudah terbuka walaupun belum 100%

Tetapi itukan sudah ada titik terang untuk pembangunan Trans Mentawai, kalau kita bandingkan dengan 21 tahun yang lalu, sebelum Kepulauan Mentawai menjadi kabupaten, pelayan kesehatan, dan pendidikan belum memadai masih sangat terbelakang.

“Tetapi sekarang puji Tuhan, Pembangunan Infrastruktur seperti Jalan, Rumah sakit Daerah, puskesmas setiap kecamatan bahkan di setiap desa sudah ada Pustu – Pustu hampir di dusun-dusun, ada pelayanan kesehatan sudah maksimal, juga Pendidikan dari SDN, SMP, SMA, SMK- juga kampus, jurusan juga cukup memadai”, sebut Yosep Sarogdok dua periode Ketua DPRD mentawai.

“Pembanguan yang belum tuntas jalan Trans Mentawai , dan Dermaga di setiap pulau yang harus di perjuangkan menghubungkan pulau Sipora, Dermaga Sigicig Kecamatan Sipora Selatan , P. Siberut Dermaga Mabukku dan Pagai Utara, di berapa titik yang sudah dimulai , namun di titik di pulau Siberut yang masih belum, sudah dalam program untuk kedepan kalau jalan Trans Mentawai sudah selesai lalu Dermaga sudah selesai dibangun tentu ada kapal penghubung trans Mentawai antara 3 Pulau Besar sebagai urat nadi masyaraka meningkatkan ekonomi”, lanjut Yosep.

Harapan dalam ulang tahun Ke 48 PDI Perjuanga khusus di Kabupaten Mentawai agar kembali menjadi kandang Banten bemoncong putih itu, tentu kita harus konsilidasi kepada masyarakat dan kader-kader jadi kuncinya ada di Kepengurus DPC PDIP.

” DPC PDIP harus kerja keras, melakukan konsilidasi Pengurus PAC kemudian Ranting dan Anak Ranting, termasuk mengumpulkan kader kader PDI Perjuangan, serta para Sesepuh yang sudah berjuang dari tahun ketahun sebelumnya, dan hingga hari ini mereka masih punya hati nurani untuk PDI Perjuangan”, tuturnya

Kemudian untuk mempertahankan posisi PDI Perjuangan supaya tetap eksis di kepulauan Mentawai kuncinya adalah kinerja yang baik , eksekutif maupun legislatif dan pengurus di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Ranting-Ranting PDIP, mengambil bagian peran bersama berjuang mengawal pembangunan yang sedang berlangsung di Kepulauan Mentawai, kalau kinerja kita baik tentu, kepercayaan masyarakat kepada PDI perjuangan selalu solid, kuncinya kerja-kerja kerja dan harus kerja maksimal.

“Ini yang perlu kita evaluasi dan di perperjuagkan 2024 kebutuhan masyarakat, persoalan anggaran di pusat cukup, lumayan anggaran APBN, 2014 sampai 2019 punya anggota DPR RI dari Perwakilan kita di tingkat Sumatera Barat Alek Indra lukman sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan di Provinsi Sumatera Barat”, imbuh Yosep.

Sementara pada Tahun 2019 Alex tidak duduk, di DPR RI hanya selisih sedikit dengan PAN waktu itu, tentu ini mesti di evaluasi serius dengan tidak duduknya Alex di DPR RI 2019, membuat terputusnya anggaran APBN kita di Kabupaten Kepulauan Mentawai 2021.

Kedatangan DPP PDI Perjuangan dan anggota DPR RI 6 orang dari Partai Fraksi PDI Perjuangan waktu Rakrecap dan Peletakan batu pertama kantor PDI Perjuangan Kabupaten Mentawai, itu luar biasa tidak lepas dari komunikasi Pak Alex Indra Lukman yang mencitai masyarakat Mentawai.

“Saat kunjungan itu kita sampaikan apa yang menjadi masalah dan kesulitan kader PDI Perjuangan di Mentawai”, tutur Yosep.

(Delau)

 535 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *