Kapolres Mentawai AKBP Mu’at Gelar Pres Release Kasus Perkara Tahun 2020

  • Share

Mentawai,Deteksionline.com-Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP. Mu’at, SH.MH, menggelar kegiatan Press Release Kasus perkara di Polres Kepulauan Mentawai Akhir Tahun 2020, didampingi Waka Polres Kompol. Bresman Simanjuntak, SH dan Kasat Reskrim, Iptu. Irmon,SH.MH, di Aula Mapolres Kepulauan Mentawai Kamis, (31/12/2020).

AKBP. Mu’at,SH.MH, menyampaikan perbandingan kasus situasi Kamtibmas tahun 2019 dan tahun 2020.

Tahun 2020, Polres Kepulauan Mentawai telah menangani kasus sebanyak 99 perkara. Penanganan itu meningkat 1 persen dari tahun 2019 yakni sebanyak 98 perkara.

Menurutnya, pada tahun 2019, Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Kepulauan Mentawai telah menyelesaikan penanganan kasus sebanyak 61 perkara dari 98 perkara. “Sekarang masih ada tunggakan sebanyak 37 kasus pada tahun 2019 yang belum selesai,” ujarnya.

Dikatakannya, pada tahun 2019 presentase penyelesaian perkara capai 62,24 persen. Sementara pada tahun 2020, jumlah penyelesaian perkara sebanyak 77 kasus. Dengan presentase penyelesaian capai 70 persen.

Meski pada tahun 2020 ini, Satreskrim nol penanganan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Namun Satreskrim masih melakukan penyelidikan kasus Tipikor ADD di Desa Matobe pada 2019. “Tersangka bendaraha Desa matobe, hingga saat ini masih melarikan diri, sehingha kita masih dalam proses pencarian,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Kapolres AKBP Mu’at, Kasat Reskrim IPTU.Irmon,SH.MH, telah berkomitmen menyelesaikan kasus tersebut.

” Sesuai koordinasi Kasat Reskrim dengan pihak Kejaksaan dalam penyelesaian Tipikor di Desa Matobe tahun 2019 tersebut. “Mudah-mudahan, kita yakin pada tahun 2021 nanti kasus tersebut bisa P21,” ujarnya.

Data penanganan kasus SAT- Resnarkoba tahun 2019 terdapat 6 kasus dengan tersangka 8 orang. Tahun 2020. Terdapat 7 kasus, dengan tersangka 11 orang dan tidak ada tunggakan kasus, jelas Kapolres Mentawai.

Sementara untuk Kasus perkara PPA yang terdiri dari kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, dan pencabulan, merupakan kasus kejahatan yang luar biasa (extra ordinary crime) maka penanganannya tidak main-main atau kompromi, kasusnya harus di hukum seberat-beratnya tegas Kapolres mentawai, dari perbandingan kasus perkara tahun 2019 dan tahun 2020 di Kepulauan Mentawai, yang didominasi kasus kekerasan pelencehan seksual pada anak dan penyalah gunaan Narkoba masih tinggi dari pada kasus-kasus lainya.

“Harapan kita tahun 2021 kerjasama dengan Pokdar Kamtibmas Kepulauan Mentawai untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar jangat takut melapor kepada penegak Hukum jika ada kejadian seperti pelecehan seksual.

” Jika adanya dugaan pelecehan seksual kepada anak ataupun orang dewasa, dihimbau kepada masyarakat agar jangan takut melaporkan dan juga agar mengawasi putra-putri kita jangan sampai menjadi korban, karena pelaku biasanya adalah orang dekat korban”, imbuh Kapolres.

Kemudian AKBP Mu’at SH, MM juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kepulauan Mentawai terutama dalam menyambut malam Tahun Baru 2021, untuk menghindari terjadinya kerumunan massa.

” Dilarang untuk membuat pesta Kembang Api atau Petasan serta dilarang melakukan konvoi atau kebut-kebutan dengan kendaraan bermotor dijalanan raya, apabila ditemukan hal-hal demikian maka Polres Mentawai tidak segan-segan akan bertindak tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku”, tegas AKBP Mu’at.

Sememtara Wakapolres Kepulauan Mentawai, Kompol, Bresman Simanjuntak,SH dalam kesempatan itu menyampaikan ” Kepada masyarakat Mentawai untuk mawas diri virus covid19 agar selalu mengikuti protokol kesehatan, bermasker jaga jarak dan cuci tangan dengan air mengalir agar memutuskan mata rantai pandemi Corona”, imbuhnya.

(Delau)

 624 total views,  3 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *