Cabub DS Lepas Pemuda BEDAS Sapa Warga dengan Santun

  • Share

 

BANDUNG, Deteksionline.com:Banyak cara yang dilakukan warga untuk mendukung ‘jagoannya’ nya di Pilkada Kabupaten Bandung. Salah satunya, dilakukan sekitar 70 orang pendukung pasangan BEDAS, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan.

Dengan mengenakan atribut khas, berseragam kaos bertuliskan BEDAS, memakai celana pangsi warna hitam dan ikat kepala tradisi Sunda, mereka yang menamakan diri Pemuda BEDAS ini secara berkelompok keliling kampung untuk menyapa warga.

Dalam melakukan tugasnya, mereka juga dibekali semacam juklak (petunjuk pelaksanaan) yang mewajibkan, antara lain, harus berprilaku santun, membujuk warga yang disapanya dengan penuh hormat, dan terakhir menempel stiker di rumah-rumah yang dikunjunginya dengan meminta ijin terlebih dahulu. Selain, tentu saja, ada juga sovenir yang diberikan berupa kaos seragam BEDAS dan Masker.
Calon Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna yang melepas pasukan Pemuda BEDAS, di Bandung, Minggu (22/11), mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi inisiatif warga untuk memberikan dukungannya sebagai vitamin yang dapat menambah energi pasangan BEDAS untuk makin bekerja sungguh-sungguh. Karena kemenangan BEDAS nanti adalah juga kemenangan rakyat.

“Baik atas nama peribadi, pasangan calon, dan tim pemenangan BEDAS, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada anak-anak muda kreatif yang tergabung dalam Pemuda BEDAS untuk memberi dukungan kepada kami. Saya hargai inisiatif warga ini sebagai aspirasi dukungan untuk terwujudnya perubahan kabupaten Bandung yang lebih baik,” ungkapnya.

Calon bupati nomor urut 3 yang diusung PKB, Nasdem, Demokrat dan PKS itu berpesan, agar dalam melaksanakan tugasnya mulianya sebagai relawan Pemuda BEDAS untuk menyapa warga dengan kesantunan santun.

“Hormati dan hargai mereka dengan tulus. Jangan singgung rakyat, apalagi sakiti rakyat dengan sikap dan ucapan kita yang arogan. Jika orang yang kita temuinya ternyata lebih tua dari kita, mohon untuk menncium tangan mereka seperti kita juga mencium tangan orang tua kita sendiri,” tegasnya.

Mendapat arahan dari Kang DS, sapaan akrab, Dadang Supriatna, seluruh relawan serentak menjawab ‘Siappp’. “Sebagai relawan yang memang sudah lama jatuh cinta kepada pasangan BEDAS, Dadang-Sahrul, karena kesederhaannya dan kepduliannya, kami siap dengan senang hati melaksanakan tugas suci. Kami siap menyentuh hati rakyat dengan sikap dan kata yang terpuji,” kata Fadhil, kordinator Pemuda BEDAS kepada pers.

Dalam melaksanaan tugasnya, mereka berkelompok per 10 orang dengan setiap kelompok dipimpin seorang kordinator dan tim dokumentasi. Sasaran mereka adalah perkampungan yang padat penduduk dan pusat-pusat keramaian.

Melihat caranya menyapa dan pakaiannya yang khas beraroma budaya sunda, kedatangan mereka pun disambut antusias warga. Banyak ibu-ibu yang akhirnya keluar rumah untuk sekedar melihat kelompok relawan BEDAS ini. Dan tak jarang juga sebagian dari ibu-ibu tersebut mendekat, bahkan berebut meminta kaos dan masker.

“Harusnya, calon lain juga melakukan aksi yang sama. Mereka datang menyapa kita dengan santu. Dan yang kami senang, mereka juga bawa sesuatu yang bermanfaat, yaitu kaos dan masker. Karena mereka baik ke kita, ya kita juga dengan senang hati mengijinkan mereka untuk menempel stiker pasangan BEDAS,” ungkap Edah, warga Baleendang, Bandung.

penulis: Mustofa/dra

 484 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *