by

Pemkot Terus Kampanye Diversifikasi Pangan

Pangkalpinang, Deteksionline.com – Walikota Pangkalpinang (Molen) melaksanakan kegiatan gerakan Disertifikasi Pangan lokal dengan tema ” Kenyang Tidak Harus Nasi”.

Kegiatan Diversifikasi itu dilakukan melalui Dinas Pangan dan Pertanian, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pangkalpinang, bertempat di Lapangan Bola Kelurahan Parit Lalang, Selasa (27/10).

Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil, yang di wakili oleh Asisten Perekonomian & Pembangunan
Kota Pangkalpinang Suryo Kusbandoro mengaku menyambut baik dengan dilaksanakannya kegiatan ini yang memang bertujuan untuk terus mengkampanyekan kepada masyarakat.

“Untuk tidak hanya bergantung kepada satu bahan makanan pokok saja misalnya Beras, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhannya melalui disertifikasi pangan lokal lainnya seperti umbi-umbian, kedelai jagung dan
sebagainya”, Kata Suryo Kusbandoro.

“Dalam hal ini Pemkot Pangkalpinang juga membantu dengan menyelenggarakan Pasar Perkarangan Lokal (P2L) dengan melibat Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kota Pangkalpinang, sehingga perkaranganlokal ini akan lebih
termanfaatkan oleh masyarakat untuk membantu pemenuhan gizi keluarga bahkan dapat menjadi tambahan pendapatan ekonomi keluarga terutama bagi para KWT di Pangkalpinang bisa meningkat,” Tambahnya.

Suryo juga menyebut bahwa dimasa pandemi covid -19 ini memang telah menyebabkan resesi ekonomi termasuk terjadinya krisis pangan. Oleh karenanya diharapkan dengan terus mengajak peran serta keluarga dan masyarakat untuk melakukan langkah diversifikasi pangan melalui pemanfaatan lahan perkarangan sekitar rumah ataupun lahan kosong untuk di tanami berbagai tanaman pangan lokal.

“Dari pemanfaatan lahan perkarangan rumah ini,kita harapkan hasilnya minimal sudah mampu untuk memenuhi kebutuhan keluarga seperti gizi anak pun bisa tercukupi,” Tambahnya.

Ia melanjutkan, Pemkot akan terus memperbanyak KWT-kWT yang ada di Pangkalpinang untuk memanfaatkan lahan perkarangannya, karena orientasi program ini untuk pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, mencegah stunting sejak dini sekaligus juga dapat di pasarkan dan menambah pendapatan ekonomi keluarga.

Sementara itu Suzana Kartika Sari selaku Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Provinsi Babel menyebut bahwa kolaborasi yang dilakukan oleh Dinas Pangan Provinsi Babel dengan Kota Pangkalpinang ini tentunya akan rutin dilaksanakan sekaligus mengajak lebih banyak lagi keterlibatan keluarga dan masyarakat.

“Tujuan program diversifikasi pangan ini adalah guna menggerakkan ekonomi di Babel. Bahkan pemerintah pusat sudah meminta kepada kita selaku pemerintah daerah untuk makin memperbanyak upaya semacam ini termasuk melalui sekolah-sekolah,” Tambah Suzana.

Pemerintah provinsi Babel juga terus berkomitmen mendukung berbagai langkah diversifikasi pangan, bahkan hal ini juga telah di atur melalui Peraturan Gubernur No.30 Tahun 2018 Tentang Gema Sabuk Amang atau Gerakan Makan Sayuran, Buah, Umbi-umbian, Kacang-kacangan, dan Ayam Merawang.

“Ini tujuannya adalah untuk pemenuhan gizi keluarga, makanya kita akan terus kontinyu melaksanakan kegiatan ini sampai KWT-KWT yang telah kita bina akan semakin mandiri, sebab minimal kita berharap untuk kebutuhan keluarga dapat terpenuhi bahkan dapat menjadi peluang tambahan penghasilan, makanya kita tetap melakukan pendampingan,pelatihan bahkan termasuk kita bantu untuk masalah perizinan usahanya dan sebagainya,” Tambah Suzana lagi.

Penulis : Liya

 459 total views,  3 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed