PKL Sentiong Teteskan Air Mata

  • Share

Balaraja, deteksionline.com – Penataan PKL didepan pasar sentiong, oleh DPD Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, selaku pemegang kuasa dari para Pedagang Kaki Lima (PKL) rupanya membawa angin segar khususnya bagi para pedagang.

Hal, tersebut diamini oleh Suryati, pedagang tahu yang kini dapat menikmati suasana baru dengan hadirnya lapak untuk berjualan yang terbuat dari kerangka baja ringan.

Sehingga dirinya tidak harus bersusah payah dalam menjual dagangannya kepada pembeli.

Menurut Suryati pada deteksionline.com, dirinya mengucapkan alhamdulilah kepada Allah SWT, sambil meneteskan air mata bahwa saya dapat kembali berjualan dan memiliki lapak.

“Apalagi saya hanya orang kecil yang masih membutuhkan makan kalau saya tidak berjualan siapa yang mau menjamin”, Tutur Suryati.

Ia menambahkan, semenjak dibongkar lapak dagangannya oleh Satpol PP.

“Kini dirinya tidak memiliki pelanggan lagi yang berakibat omzet pendapatannya menurun drastis “. Imbuh Suryati dengan nada sedih, Sabtu (26/9/2020).

Cecep selaku Koordinator Advokasi PKL, ketika dihubungi melalui hp seluler, mengatakan terkait berdirinya bangunan untuk PKL yang terbuat dari baja ringan.

” Yang pada intinya bahwa saya peduli pada sesama dan mereka ini para pedagang membutuhkan tempat untuk berjualan bukannya malah digusur yang pada akhirnya tempat relokasinya juga tidak tersedia”, Kata Cecep.

Cecep menambahkan, bahwa berdirinya lapak PKL ini murni DPD GPII Kabupaten Tangerang dan saya selaku Koordinator Advokasi PKL, memberikan perlindungan hukum sebelum adanya tempat untuk relokasi bagi para PKL sehingga tidak ada kaitannya dengan Camat Balaraja terkait berdirinya PKL.

“Selain itu menyangkut adanya pungli yang sempat diberitakan beberapa waktu lalu oleh rekan media”. Imbuh Cecep.

” Saya melalui Ketua DPD GPII akan menempuh jalur hukum dan akan melayangkan surat kepada Dewan Pers”. Tambah Cecep.

Penulis ; Wahyu / Ahmad

 653 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *