Saat Reses, Endang Maria Astuti Banyak Terima Keluhan Wali Murid Terkait Belajar Secara Online

  • Share

Endang Maria Astuti anggota DPR RI

Wonogiri,deteksiinline.com- Proses belajar mengajar secara Online yang diterapkan oleh Kementerian Pendidikan saat ini mendapat banyak keluhan dari Wali Murid.

Pasalnya, beberapa Wali Murid mengeluhkan kurangnya pengawasan dari pihak Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kominfo terkait banyaknya konten forno yang ditemukan saat proses belajar mengajar secara Online itu.

Beberapa Orang Tua murid menyampaikan hal itu kepada anggota DPR RI Endang Maria Astuti sewaktu Politisi Golkar itu melakukan reses di wilayah pemilihannya, Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah, Kamis (13/8).

Menurut Beberapa Orang Tua murid, saat belajar secara online itu ternyata banyak gambar-gambar ataupun konten yang kurang baik ditampilkan dalam iklan seperti konten iklan yang pornografi muncul.

” Saat belajar itu banyak munculnya iklan-iklan yang berbau fornografi ataupun beberapa iklan yang kurang mendidik, karena ini dapat merusak mental anak-anak kita dan juga generasi penerus Bangsa Indonesia pada umumnya”, imbuh Endang.

Selain itu Endang juga mengakui beberapa Wali Murid mengeluh besarnya biaya untuk membeli paket internet dan jangkauan sinyal internet yang jauh bagi mereka yang rumahnya di Desa agak terpencil.

” Beberapa Wali Murid mengeluh besarnya biaya membeki paket internet dan daya jangkau internet yang tidak merata, apalagi bagi mereka yang di daerah terpencil”, ungkapnya.

Menyikapi hal itu, Endang akan membawa keluhan tersebut dalam rapat-rapat dengan Kementerian terkait untuk dapat membahas bersama agar persoalan belajar secara Online dapat diatasi.

” Keluhan Wali Murid yang saya terima, akan dibawa dalam rapat-rapat bersama dengan Kementerian terkait, agar bisa menemukan solusi”, terangnya.

Lebih lanjut Endang menghimbau  Kementerian Pemberdayaan  Perempuan dan Anak untuk  berkoordinasi  antara Kemendikbud  dan Kominfo dalam  menyikapi masalah  ini, jangan sampai persoalan ini menjadi konsumsi anak-anak kita.

“Jangan sampai di biarkan berhari -hari. Tidak ada  tindakan  apapun. karena 1 detik  saja anak-anak kita melihat persoalan pornografi yang ada dalam konten iklan yang ada dalam belajar online tentu sudah tidak baik”, ungkap Srikandi Partai Berlambang Beringin ini.

Ia menambahkan, kita harapkan ada sanksi tegas agar tidak terulang kembali.
Kita  khawatir bagi Wali Murid yang tinggal dipedesaan yang Orang Tua nya tidak bisa mendampingi saat belajar karena beberapa alasan.

“Anak-anak didik kita akan jadi korban gambar-gambar pornografi dan secara mental, piskologis dapat merusak tatanan moral anak dan yang pada akhirnya akan dampak buruk bagi anak dan menambah panjang deretan kekerasan pada perempuan dan anak”, tambahnya..(budi s)

 196 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *