Satlantas Polres Metro Depok Gelar Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

  • Share

Depok,deteksionline.com Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Depok menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas kepada pengendara bermotor di jalan raya Margonda menjelang akan di terapkan kembali penindakan hukum dengan tindakan tilang.

Kasat Lantas Polres Depok Kompol Erwin Aras Genda mengatakan, sosialisasi tersebut rencananya akan berbarengan dengan wilayah hukum Polda Metro Jaya agar masyarakat tertib dalam berlalu lintas di masa new Normal.

“Selama satu Minggu ini, kami akan sosialisasikan kepada masyarakat secara masif agar tertib berlalu lintas dan tidak melakukan pelanggaran lalu lintas,” Kata Erwin di Depok, Jawa Barat, Selasa, (14/07/2020).

Erwin menambahkan, pihaknya masih menunggu penerapan tindakan tilang bagi pelanggar lalu lintas dari Dirlantas Polda Metro Jaya.

“Sedangkan waktu penerapan penindakannya, akan menyusul nanti diumumkan,” ujarnya.

Dilaksanakan Sosialisasi tersebut, Erwin menjelaskan, pihak Kepolisian menemukan beberapa pelanggaran lalu lintas yang terekam melalui kamera CCTV Ditlantas Polda Metro Jaya di masa Pandemi Covid-19.

“Kita ingin ketertiban di jalan raya untuk kenyamanan bersama, terlebih di masa pandemi Covid-19 begitu banyak pelanggaran terpantau melalui rekaman elektronik. Termasuk di Depok,” jelasnya.

Dari catatan Ditlantas Polda Metro Jaya angka pelanggaran lalu lintas meningkatkan hingga 50 persen dari masa penerapan PSBB hingga masa new Normal termasuk di wilayah Depok.

“Di wilayah Depok , peningkatan pelanggaran lalu lintas berkisar di sekitar itu, ini dari pantauan rekaman di jalan utama seperti jalan Margonda, (Depok),” ucap Akpol 2003 itu.

Erwin menyebutkan, angka pelanggaran yang mencolok di wilayah Polda Metro Jaya ada 15 jenis pelanggaran, seperti berkendara sambil mengunakan handphone, melawan arus, mengendarai kendaraan di atas trotoar, menerobos jalur busway, menerobos bahu jalan, sepeda motor masuk ke jalan tol, jalan layang non-tol, kendaraan yang melebihi kapasitas dan tidak sesuai peruntukan, melebihi batas kecepatan, tidak menggunakan helm, serta tidak melengkapi surat kendaraan.

“Itu 15 jenis pelanggaran yang akan menjadi materi utama sosialisasi. Begitu juga dalam penindakan tilang nanti, prioritasnya adalah 15 jenis pelanggaran yang mulai disosialisasikan minggu ini,” ujar mantan Kasat Lantas Polres Malang.

Kemudian, usai penerapan sosialisasi pihaknya akan menindak tegas bagi pengendara bermotor yang masih melakukan pelanggaran.

“Sampai saat ini kami hanya melakukan sosialisasi berupa peneguran, jika masih ditemukan pelanggaran (kendaraan) akan kami tindak tegas dengan tilang ,”tegas Erwin.

Selanjutnya, Erwin menghimbau kepada masyarakat khususnya pengendara kendaraan bermotor untuk patuh dan taat kepada aturan lalu lintas demi kenyamanan bersama dalam berkendara.

“Jadi, untuk para pengendara di jalan raya mohon tertib dan mematuhi aturan lalu lintas, Jangan sampai melakukan pelanggaran, lengkapi surat-surat kendaraan dan kelengkapan berkendara,” imbuhnya.(Ulis)

 286 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *