by

Yudas Subaggalet Kuatir Dengan Meningkatnya Kasus Baru Covid-19 di indonesia

Keterangan foto // Bupati Mentawai Saat jumpa pers

Mentawai,Sumbar,deteksionline.com-Meningkatnya perkembangan kasus baru Covid-19 di Indonesia membuat Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet merasa kuatir.

Hal itu diketahui saat jumpa pers di ruangan rapat Setda Kabupaten Kepulauan Mentawai, di dampingi Kabag hukum Serieli Bawamenewi SH dan Kadis Pendidikan Oreste Sakeru, Jum’at (10/7/2020).

Bupati Mentawai mengeluarkan surat edaran perubahan no. 360/355/Bup-2020 tentang perubahan atas surat edaran Bupati Mentawai No. 360/352/Bup-2020 tentang pedoman penyelenggara pembelajaran pada tahun ajaran baru 2020/2021 dimasa pandemi virus Corona Kepulauan Mentawai.

Yudas Sabaggalet menyampaikan sesuai aharahan Gubernur sumatera Barat, dalam rapat melalui Vidio coll/ zoom, bahwa dalam membuka Sekolah 13 juli 2020, proses belajar mengajar tahun 2020/2021 ini perlu ada kehati-hatian karena Indonesia masih dalam keadaan pandemi Corona.

” Baik di daerah Provinsi Sumatera Barat maupun secara nasiaonal, semakin meningkat kasus Covid19, Saya terus mengikuti perkembangan kasus baru Covid19, kemarin terjadi 2657 kasus baru secara nasiaonal”, kata Yudas sabaggalet.

Kekuatiran itu juga menurut Bupati Mentawai saat kedatangan mahasiswa Mentawai akan memasuki masa libur mulai Juli sampai September 2020. Mereka kembali kekampung halaman masing-masing di Mentawai, mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia .

“Dalam kontexs pendidikan perlu kehati-hatian oleh karena itu dalam membuka Sekolah mulai tanggal 13 Juli 2020, SMP, dan SMA, dan sederajat, ada beberapa opsi yang diambil, yaitu pertama Tatap Muka, opsi kedua Maya, ketiga pelajaran jarak jauh dan keempat gabungan. Selain itu kepulangan Mahasiswa dari luar daerah saat masa liburan ini”, imbuh Yudas.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai Oreste Sakeru mengatakan memilih Opsi ketiga, proses belajar mengajar tetap jarak jauh seperti yang di sampaikan Bupati Mentawai.

” Proses belajar mengajar tetap jarwk jauh, unuk tahun ajaran baru Pembelajaran 2020/2021 tetap dimulai tanggal 13 Juli 2020″, ucapnya kepada awak media.

Oreste Sakeru melanjutkan, untuk SD hingga SLTA tetap sekolah dengan sistem pembelajaran dilaksanakan secara Daring (dalam jaringan) dan Luring (luar jaringan). Setelah itu akan di lakukan Evaluasi secara tahap pertahap sesuai kondisi daerah kita Mentawai perkembangan covid-19.

“Pihaknya akan berjuang terus melaksanakan proses belajar mengajar di masa covid19 ini, salah satunya memberikan rasa aman Setiap sekolah harus memenuhi perlengkapan protokol Kesehatan. SD hingga SMA tetap sekolah dengan sistem Daring dan Luring”, lanjutnya.

Seluruh guru di Mentawai, jelas Kadis Pendidikan tersebut wajib ikuti Swab Test, Guru-guru yang tersebar di seluruh wilayah Kepulauan Mentawai akan menjalani Swab Test tanpa terkecuali, akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan agar semua di fasilitasi, dari pulau Siberut, Sikakap termasuk Sipora.

“Dinas Kesehatan sudah menyiapkan beberapa tempat yang akan menjadi tempat pengambilan Swab bagi guru guru, salah satunya RSUD Tuapejat, Puskesmas Sioban, sementara di Pulau Siberut Puskesmas Muara Siberut, dan Puskesmas Muara Sikabaluan, dan Puskesmas Sikakap”, kata Oreste Sakeru…(delau)

 171 total views,  1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed