by

Barang Bukti Narkoba Jaringan Internasonal Tiongkok Dimusnahkan

Narkoba merupakan masalah serius yang dapat mengancam generasi muda Indonesia. Narkoba menjadi ancaman bagi pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul dan maju—Kapolri–

JAKARTA, Deteksionline.com: Polda  Metro Jaya memusnahkan barang bukti kejahatan narkob ajaringan Internasional Iran, Pakistan, Tiongkok, Aceh dan Jakarta. Shabu  Barang bukti yang dimusnahkan tersebut 1,2 ton sabu, 35.000 butir ekstasi dan 410 kilogram ganja. Pemusnahan dilakukan Kamis (2/7/2020).

Pemusnahan dilaksanakan dengan cara menggunakan alat insinerator yang bersuhu sangat tinggi, sehingga barang bukti narkotika tersebut,  benar-benar habis terbakar serta tidak menimbulkan efek negatif kepada masyarakat disekitarnya.

Kapolri JenderalIdham Azis mengatakan,  kegiatan pemusnahan barang bukti Narkotika yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya dan jajaran pada hari ini buktiPolri serius tangabni masalah narkoba. “Mari bersama-sama memerangi Narkoba secara serius dan komprehensif dengan melibatkan semua pihak, aparatur negara, serta masyarakat demi menyelamatkan masa depan masyarakat, bangsa dan Negara,” kata Idham Azis.

Hadir dalam.acara pemusnahan barang bukti narkoba,ketua MPR RI,Bambang Susatyo, Ketua KomisI III DPR RI Herman.Hery. Kejaksaan Dan Pengadilan dan Pengadilan.serta dari BNN Irjen Arman Deoari, serta Kabareskrim Komjen Listyo Sigit.

Menurut Kapolri, Narkoba merupakan masalah serius yang dapat mengancam generasi muda Indonesia. Narkoba menjadi ancaman bagi pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul dan maju.

“Kejahatan Narkoba tergolong Kejahatan Luar Biasa (Extraordanary Crime) dan lintas Negara (Transnational Crime) menjadi ancaman bagi bangsa khususnya generasi milleneal yang dapat menyerang segala sendi kehidupan berbangsa bernegara,” ungkap Kapolri..

Barang bukti yang dimusnahkan ini hasil pengungkapan kurun Waktu Bulan Mei – Juni 2020, yang disita dari 25 tersangka terdiri dari 6 warga asing dan 19 WNI, dua di antaranya dilakukan tindakan tegas.

 Barang Bukti Shabu dengan Tersangka Basheir Ahmad, Adel Saeed Yaslam Awadh Dkk (16 Orang) Sindikat/Jaringan Internasional Iran – Pakistan dengan Modus Operandi diselundupkan melalui Jalur Perairan Internasional.

Barang Bukti Shabu dan Ecstasy dengan tersangka wahyu hidayat hasil tangkapan Ditresnarkoba PMJ jaringan internasionaltiongkok dengan modus operandi melalui pengiriman paket dari luar Negeri.

Barang Bukti Ganja Dengan Tersangka 2 Orang Jaringan Ganja Aceh – Jakarta Melalui Jalur Darat Hasil Ungkap Kasus Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Para tersangka ini dikenakan Pasal yang dilanggar : Pasal 114 ayat (2), Subsider Pasal 111 (2), Subsider Pasal 115 Juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Dengan Ancaman Pidana Penjara Seumur Hidup Atau Pidana Paling Singkat 5 Tahun Dan Maksimal Hukuman Mati.

Barang Bukti Narkoba yang dimusnahkan ini jika beredar dapat merusak  ± 6.837.500 Orang, dengan rincian, shabu 1,2 Ton  merusak 6 juta orang dengan asumsi 1 orang mengkonsumsi 0,2 gram, ecstasy 35.000 Butir = merusak 17.500 orang dengan asumsi 1 orang mengkonsumsi 2 butir  dan ganja 410 Kg = Merusak 820.000 Orang dengan asumsi 1 Orang mengknsumsi 0,5 gram.

“Kami akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya beserta Jajaran dalam mewujudkan program Jakarta Zero Narcotics,” tegas Kapolri.. (ulis/dra)

 

 56 total views,  1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed