by

Sidang Lanjutan Terdakwa Yanto Bos Karaoke ST 12 Sungailiat, Unyil Mengaku Dipukul Berkali-kali

Sungailiat,Babel,deteksionline.com- Pengadilan Negeri ( PN ) Sungailiat Kabupaten Bangka kembali menggelar sidang perkara penganiayaan dengan terdakwa Yanto alias Acun Bos Karaoke ST 12 Sungailiat Kabupaten Bangka, Kamis (26/6/2020).

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi korban Irvan Fahrudin alias Unyil, di Pengadilan Negeri Sungailiat itu diketuai Hakim Arif Kadarmo, SH.MH dan Jaksa Penuntut Umum Rizal Purwanto SH.

Dalam pengakuannya dipersidangan,Irfan Fakhrudin alias Unyil selaku saksi korban sekaligus korban, mengaku kalau dirinya dipukul terdakwa Yanto alias Acun.

” Saya dipukul oleh Acun berkali-kali pak Hakim, lebih dari 3 x”, akui Unyil.

Menurut pengakuan Unyil didepan majelis hakim, pemukulan terjadi bermula dirinya cekcok mulut dengan kasir karaoke Stasiun 12 milik Acun.

“Kejadian pemukulan hari Jumat 31Januari 2020, awalnya saya beserta 5 orang teman datang ke Karaoke Stasiun 12 untuk nyanyi, sekira pukul 04 : 30 WIB saya kekasir mau pulang. Saat itu saya tanya kasir keberadaan salah satu pegawai karaoke Stasiun 12 sudah kenal dengan saya, untuk minta tolong antar 2 orang teman saya karena mereka tidak bawa motor,” ungkapnya.

Lanjut Unyil saat cekcok mulut, Kasir belum menjawab pertanyaan, malah kasir megatakan bayar dulu bon minuman.

“Saya tanya kasir minta tolong pegawai karaoke stasiun 12 antar teman pulang karna tidak bawa motor. Kasir bilang bayar dulu bon minuman, saya bilang nanti, cekcok mulut saya dengan kasir, saya didorong kasir hingga jatuh,” jelasnya.

Lanjutnya, usai cekcok mulut, kasir memanggil Acun.

“Setelah cekcok mulut, Kasir manggil acun, acun langsung tanya saya kenapa seiring bikin ribut ? disitu acun tinju saya. Saya bilang saya dipukul lebih satu kali, habis itu saya keluar ribut lagi sama acun. Sambil acun tinju saya lagi. Bon saya bayar saat itu RP. 4.000.000,” kata Unyil.

Masih kata Unyil, setelah terjadi pemukulan oleh Acun dirinya langsung kerumah sakit.

“Habis itu saya kerumah sakit jam 8 pagi untuk pisum di RSUD Depati Bahrin Sungailiat, habis pisum saya dirawat dirumah sakit satu hari. Pulang dari rumah sakit saya baru lapor kejadian pemukulan oleh Acun ke pihak Polsek Sungailiat,” pungkasnya.

Sementara itu dihadapan Majelis Hakim, Yanto alias Acun selaku terdakwa mengatakan sebab pemukulan dilakukannya karena Unyil melontarkan kata – kata ujaran kebencian.

“Betul saya pukul unyil diluar ruang lobi karaoke setelah Unyil mengatakan ujaran kebencian mengarah ke Etnis. Unyil ajak saya duel dia bilang kalau saya sudah hebat. Habis itu saya minta istri unyil untuk mengantar Unyil pulang, tapi yang bersangkutan tidak mau pulang,” kata Acun

Diakui Acun setelah melakukan pemukulan terhadap Unyil, semua pegawai Karaoke dikumpul ditanya peristiwa sebenar yang terjadi.

“Setelah saya melakukan pemukulan saya kumpul pegawai menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Saya datang ke Karaoke sekira pukul 03 : 00 WIB karena pagi itu mau bayar gaji pegawai,” imbuhnya.

Merasa ucapan Unyil sudah mengarah kepada ujaran kebencian, Acun membuat laporan resmi ke Polres Bangka.

“Terkait ujaran kebencian itu, kita sudah buat laporan tertanggal 14 Februari 2020 ke Polres Bangka, sesuai Undang – Undang nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Kita juga sudah menerima Surat Pemberitauan Hasil Penyelidikkan ( SP2HP ) atas laporan yang kita buat,” tuturnya.

Selain itu masih menurut pengakuan Acun, dia melaporkan Unyil juga ke Polres Bangka terkait Unyil memukul Kasir Karaokenya.

” Apakah saudara Saksi Unyil pernah diperiksa Polres Bangka terkait pernah memukul Kasir saya”, tanya Acun?

Sementara Unyil katakan, “pernah dan masih sebagai Saksi”, jawab Unyil dalam persidangan…(man)

 51 total views,  1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed