Nenek 82 Tahun Gugat Penyerobot Tanahnya ke Pengadilan

  • Share

SIDOARJO,deteksionline.com–Ibu Musyabikah (82)warga Desa Bluru Kidul RT.01/RW.07 Kecamatan Sidoarjo ahli waris (isteri Alm.M.Choir), terpaksa melayangkan gugatan melalui kuasa hukumnya Imam Syafi’i, SH dan Imam Sjamsoe SH dari kantor hukum’’Krisna”, kepada Supangat dan Rochmaiyah lantaran tanah miliknya diserobot dan didirikan bangunan dari Tahun 2000 untuk tempat usaha (toko) sampai saat ini.

Kejadian penyerobotan tanah ini berawal dari kasus pinjam uang sebesar Rp 680.000 (Enam Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah) oleh Mat Choir (Alm),
kepada Supangat pada Tahun 1988.

Sidang gugatan dengan No.054/pdt.6/2020. yang sudah ke 14 ditunda dengan dipimpin Ketua Majelis Hakim Vincentius Banar, Hakim Trisnaryanto, H.Ridwantoro,SH. MH, Soegiarti,SH.,MH dan panitera pengganti Didy Agustijono,SH penggugat melalui kuasa hukumnya Imam Syafi’i ,SH.(51)

Imam, Pengacara yang berkantor di Perum Jala Griya TNI Blok L-1 No.17 RT.22/RW.05 Karangtanjung Candi kabupaten Sidoarjo mengatakan, kami telah bersama – sama menggugat melawan Drs.H.Supangat, yang beralamat Rumah di RT.01/RW.07 Desa Bluru Kidul Kecamatan Sidoarjo, kabupaten Sidoarjo sebagai tergugat 1,Rochmaiyah yang beralamat rumah di RT.01/RW.07 Desa Bluru Kidul, kecamatan Sidoarjo, kabupaten Sidoarjo sebagai tergugat 2 dan Tri Prastiyono,SH yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Bluru Kidul Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo sebagai tergugat 3.

Ia menjelaskan adapun obyek sengketa adalah tanah letter C No.1690 Persil 19a kelas d.III luas kurang lebih120 M2,yang
merupakan bagian tanah dari petok D No.439 Persil 36 kelas d.II luas kurang lebih 130 M2 yang diakui atas nama Ny.Rochmaiyah atau Drs.H.Supangat berdasarkan surat keterangan riwayat tanah Nomer : 005/75/438.7.1.16/2018 tanggal 26 Juli 2018,yang dikeluarkan oleh Kepala Desa Bluru Kidul Kec.Sidoarjo,Kab.Sidoarjo yang terletak di Jl.Simpang RT.01/RW.07 Desa Bluru Kidul Kec.Sidoarjo, Tentang sebidang tanah pekarangan yang merupakan bagian dari tanah petok D,Nomer 439 Persil 36 kelas d.II kurang lebih 130 M2 atas nama M.Choir ,yang sampai sekarang diakui milik Rocmaiyah atau Drs.H.Supangat berdasarkan
Leter C No.1690 Persil 19a kelas d.III luas kurang lebih 120M2,yang dikeluarkan pada tanggal (03/02/1989), oleh Kepala Desa Bluru Kidul
tanpa alas hak yang sah sebagai dasar hukumnya dan hingga adanya beberapa surat pernyataan yang dipungkiri”, Imam Syafi’i.

Menurut Imam, awalnya kliennya memiliki hutang/pinjaman uang sebesar 680 ribu pada Tahun 1988 dan singkat cerita disaat mau mengembalikan melalui beberapa kali mediasi bahkan sekitar Empat Bulan setelah pinjam duit itu, ahli waris diharusnya mengembalikan uang tersebut sebesar 1.000.000+bunganya. Namun ternyata ditolak oleh Rochmaiyah (isteri Supangat) dengan alasan pengembaliannya sudah telat sehari”, tutur Imam Syafi’i yang juga tertera pada surat gugatan yang dilayangkan tersebut.

‘’Tergugat 3.Tri Prastiyono (mantan Kepala Desa Bluru Kidul) diduga telah menyalahgunakan wewenang. Dan diduga telah melakukan perbuatan
melawan hukum dengan menerbitkan surat letter C No.1690 persil 19a kelas d.III luas kurang lebih 120 M2, tertanggal 3-0201989 atas nama
Rochmaiyah/ Drs Supangat yang tidak disertai alas hak yang sah sebagai dasar hukumnya. Bagaimana mungkin Letter C tersebut bisa diterbitkan, kalau tidak ada dasar hukumnya dari ahli waris. M.Choir tidak pernah melakukan jual beli tanah tersebut kepada siapapun,’’ tambah Imam Syafi’i.

Dirinya berharap melalui sidang gugatan ini harusnya surat Letter C tersebut adalah cacat hukum, sehingga harus dibatalkan. Namun hari
ini sidang ke -14 ditunda, dikarenakan hakimnya sakit ,ujar Imam saat ditemui Deteksi di halaman PN Sidoarjo.

Sementara Musyabikah (82) yang didampingi saudaranya mengatakan, dirinya sudah lama mengharapkan keadilan melalui sidang gugatan yang sudah ke-14 kali ini.

“Dan hal ini sudah berjalan lama semenjak, yang sebelumnya selama empat bulan dilakukan penyelesaian dan mediasi hingga adanya surat pernyataan yang juga dipungkiri. Sehingga sampai saat ini berharap keadilan melalui sidang ini”, ujar wanita
lanjut usia ini dengan mimik penuh harap…(mer/nug)

 436 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *