by

Hak Jawab Kepala Inspektorat Kabupaten Kepulauan Mentawai Miko Siregar Terkait Berita “Subsidi Pemkab Mentawai Untuk PT MAS Terindikasi Korupsi”

MENTAWAI, deteksionline.com-Kepala Inspektorat Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat Miko Siregar memberikan hak jawabnya terkait berita deteksionline.com Tanggal 6 April 2020 dengan judul ” Subsidi Pemkab Mentawai Untuk PT MAS Terindikasi Korupsi”.

Dalam rilis yang diterima redaksi deteksionline.com, Selasa (23/6/2020), menurut Miko Siregar adalah, “indikasi monopoli” dalam berita pada deteksionline tanggl 6 April 2020 sifatnya tendensius, yang mengarahkan pengertian bahwa seolah-olah ada hambatan pasar yang menimbulkan persaingan pasar tidak sehat.

Pengertian yang saya sampaikan adalah persaingan pasar jasa transportasi kapal cepat untuk layanan Mentawai hingga saat ini berada dalam situasi pasar monopolis.

Dalam hal ini, secara alamiah (by nature) pelaku pasar jasa transportasi PT. MAS melalui Kapal Mentawai Fast hadir tanpa saingan. Jadi, jika suatu pelaku usaha A menghasilkan suatu produk baru di pasar, otomatis pelaku usaha tersebut sebagai monopolis.

UU Antimonopoli adalah praktek monopoli yang mengakibatkan persaingan menjadi tidak sehat pada pasar yang bersangkutan. Misalnya, pelaku usaha B ingin memproduksi barang seperti yang diproduksi pelaku usaha A, maka pelaku usaha A tidak boleh melakukan hambatan (entry barrier) supaya pelaku usaha B tidak dapat memproduksi barang yang sama tersebut.

Idealnya, harus ada beberapa pelaku pasar jasa transportasi kapal cepat (investor) untuk Mentawai agar tesedia alternatif layanan sehingga pasar Monopolis berubah menuju agar pasar sempurna.

Saya berharap media menghindari penyajian pengertian yang dapat menyesatkan pemahaman pembaca.

 661 total views,  15 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed