Memasuki New Normal, Bappeda Kab Mentawai Lakukan Survey

  • Share

MENTAWAI,deteksionline.com-Kesiapaan masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai memasuki New Normal,tatanan kehidupan baru, dalam survey dinilai berhasil.

Kepala Bappeda Kepulauan Mentawai, Naslindo Sirait, SE, MM mengatakan tujuan survey tersebut adalah untuk menangkap isu -isu strategis dampak virus Corona terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Kepulauan Mentawai.

“Menggambarkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi tatanan kehidupan baru, dan memberikan masukan rekomendasi dalam penyusunan rencana aksi strategis kedepan”, kata Naslindo Sirait, Rabu (17/6).

Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Mentawai itu bahwa metode yang dilakukan adalah metode riset survey secara dring online dan offline, periode survey dari tanggal 9 sampai 15 Juni 2020.

” Survey itu secara online dan offline, sejak tanggal (9-15/6) dan mendapat target respon penduduk , dari usia 15 tahun keatas, sampai umur 55 tahun total respon survey tersebut Empat Ratus Sembilan Puluh Tiga respon, dari kesepuluh kecamatan sekabupaten Mentawai”, lanjut Naslindo.

Ia menambahkan, responden survei di sepuluh kecamatan, namun karena menjalankan Protokol kesehatan, maka respon mayoritas yang diterima terbesar di wilayah akses internet yang memadai, melalui dering seperti kota Kabupaten Mentawai Pulau Sipora.

“Hasil survei tersebut sebagai rekomendasi tingkat kesadaran masyarakat selama pelaksanaan PSBB, singga pada tagap III,dapat di kategorikan baik yaitu rata-rata 63.95 persen. Tentu masih diperlukan peran pemerintah daerah pemangku kepentingan untuk sosialisasikan protokol kesehatan dan juga aturan pemerintahan daerah no. 30 tahun 2020 tentang tatanan kehidupan baru, kepada masyarakat Kepulauan Mentawai”, ucap Naslindo kembali.

“New Normal adalah menjadi pilihan agar ekonomi masyarakat kembali aktif dan produktif dengan mengutamakan displin protokol kesehatan , dan pentingnya stimulus ekonomi dan perlindungan sosial bagi sektor terdampak sebagai bagian dari recivery strategy misalnya di sektor parawisata melalui kerinangan pajak, hotel, restourat ,penurunan tarif atau bebas tarif transportasi di antara pulau”, kata Naslindo Sirait juga.

Diketahui, respon masyarakat yang sudah mengetahui tatanan New Normal 70.8 %, dan yang masih belum mengetahui 29.2 % .

Sementara, dampak ekonomi selama masa PSBB, sikap masyarakat 62.9% belum mematuhi dan yang mematuhi hanya 26.5% sedangkan 10 .6% tidak tahu.

Sedangkan, Kecamatan Siberut barat misalnya 3.0%, Siberut Barat Daya 2.4%, Siberut Utara 4.7%, Siberut Tengah 0. 8%, Siberut Selatan 4.3% sedangkan Sipora Utara 69.5% Sipora Selatan 2.9% pulau Pagai tiga kecamatan, Pagai Selatan 3.7%, Pagai Utara 2.9%, Sikakap 6.3 % .
Kratristik responden tersebut jenis Pria 60.1% sedangkan perempuan hanya 3.7% .

Pekerjaan tetap PNS/TNI/POLRI dan Honor 69.5%, petani 13.3%, buruh harian 4.7%, nelayan 4.3% pedang 82 % …(delau)

 1,227 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *