by

PT Grasindo Primasukses Bantah PHK 63 karyawan  

SERANG, deteksionline.com-Perusahaan PT Grasindo Primasukses yang bergerak dalam produksi Granit di Kawasan Industri Pancatama Kecamatan Cikande kabupaten Serang, pada pertemuan yang dilakukan hari ini di hadiri Kapolsek Cikande, Perwakilan Serikat Buruh dan Konsultan Cabang FSPMI, membantah telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 63 karyawan,Rabu (27/5) melain mereka mengundurkan diri.

Sugianto (pemilik perusahaan ) menuturkan bahwa awalnya mereka menolak kebijakan perusahaan merumahkan karyawan dengan catatan karyawan masuk secara bergantian perminggu, dimana 1 minggu kerja karyawan dibayar sesuai masuk hari kerja, dan sisa 3 minggu dibayar setengah gaji.

“Mereka menolak dirumahkan dengan gaji 50 persen, mereka memilih tidak masuk bekerja maka saya anggap mereka mengundurkan diri mangkanya saya cabut mesin absennya. Perusahaan saya pasarnya di Jakarta tau sendiri kena PSBB karena Covid terpaksa seperti itu, tapi enak mereka bisa dirumah bareng keluarga tetap digaji 2 juta lebih,” ucap Sugianto saat ditemui diruangannya, Rabu (27/5).

Soal tuntutan pesangon oleh 63 karyawannya pihaknya menunggu keputusan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Serang, apakah pihaknya terbukti melakukan PHK atau karyawannya yang mengundurkan diri, dan perusahaan hanya sanggup memberi 2 bulan gaji.

“Yang jelas sampai detik ini saya tidak mengulur-ulur waktu tiap ada panggilan didinas saya datang. Saya sangat kooperatif. Pada panggilan ketiga 14 Mei 2020, mediasi di Dinas saya bilang kita putuskan dulu dipecat atau pengunduran diri, itu kan point penting”, terang Sugianto.

Sementara itu Kapolsek Cikandi Kompol M Rizky Salatun menjelaskan perusahaan tidak produksi akibat Covid -19 mengenai status mereka sedang di bicarakan namun ketika ada kembali produksi saya orang pertama yang menegur perusahaan untuk mempekerjakan kembali.

Terpisah, Isbandi perwakilan FSPMI menuturkan langkah kedepannya kita menunggu panggilan khusus dari Dinas tenaga kerja.

“Kita tinggal menunggu panggilan khusus dari Dinas tapi yakin kan temen temen dan tetap pantau jika ada perekrutaran baru laporkan ke Kapolsek, karena tadi beliu sampaikan Kapolsek jaminannya (saksi kesepakatan buruh dengan pengusaha -red) nanti kita buat perjanjianya secara tertulis biar menguatkan temen buruh, kasus ini masih belum jelas penawarannya masih 2 bulan kita tidak mau cuma sudah ada jaminan bahwa tidak ada perekrutan karyawan baru di luar temen temen”, tuturnya..(hidayat)

 268 total views,  1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed