by

GAMKI Kota Tual Himbau Masyarakat Kota Tual Patuhi Protokol Covid-19

Tual,deteksionline.com – Gerakan Muda Kristen Indonesia Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Nofi Wellem Watianan mengharapkan kepada masyarakat untuk selalu patuhi protokol Covid-19 demi memutus penyebaran pandemi Covid-19 selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Tahun 2020, Rabu (20/5).

Menurut Watianan (biasa disapa), menjaga jarak (Physikal Distancing) dan selalu melakukan hidup sehat dengan melakukan protokol kesehatan memakai masker menjaga pola hidup sehat dan juga mencuci tangan (Sosial Distancing) dan Stay at home demi mencegah Covid 19 walaupun di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara masih zona hijau.

” Apa yang dihimbau Pemerintah itu sebaiknya diikuti, seperti menjaga jarak, selalu melakukan pola hidup sehat, menggunakan masker saat keluar rumah dan selalu mencuci tangan”, imbuhnya.

Ia meminta, masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban di Dua daerah ini dalam bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1441 Hijriyah di tahun 2020 ini.

” masyarakat diminta untuk turut berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban”, katanya kembali.

Watianan berharap peran serta dengan pihak Kepolisian Resort Maluku Tenggara, Kapolsek Daerah Kei Kecil, Kodim 1503 Tual serta masyarakat untuk bahu membahu meningkatkan kesejahtraan masyarakat, jangan saling menyalahkan, selaku hidup rukun.

“Untuk selalu berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan janganlah saling menyalahkan antara satu dengan yang lain dan selalu hidup dalam persatuan dan kesatuan hidup saling membantu, tolong menolong, dan bergotong royong dengan selalu menjaga semboyan “ain ni ain” dari lelehur dulu sampai sekarang kita senantiasa hidup dalam kedamaian yang selalu terjaga dimasyarakat didaerah tercinta ini”, Ungkap aktivis Gamki ini.

Wabah Covid – 19 juga berdampak pada struktur perekonomian dan PHK yang dilakukan oleh beberapa perusahan swasta di Indonesia mengakibatkan banyak pengangguran. Untuk mengantisipasi kekurangan bahan makanan atau krisis pangan dunia, kita ikuti anjuran Menteri Pertanian.

” Sesuai rekomendasi Food  Agreculture Organization dan akan bakal terjadinya kemarau panjang di Indonesia pada akhir Bulan Juni 2020 sesuai perkiraan BMKG maka berdasarkan arahan Menteri Pertanian pada acara Video Converence pada hari selasa 12 Mei 2020 dianjurkan Kepada seluruh Kepala Desa, Kepala Dusun, sekota Tual  untuk menghimbau masyarakatnya agar memanfaatkan lahan – lahan kosong dengan ditanami tanaman pangan seperti Ubi Kayu, (Enbal) Jagung, Petatas Umbi – Umbian dan Kacang – Kacangan sebagai persedian pangan lokal di Wilayah Kota Tual sesuai surat himbauan dari Dinas Pertanian Kepala Dinas Pertanian Ir. Irene. A. Ngabalin”, terang Watianan lagi.
..(red)

249 total views, 19 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed