by

Warga Kel Warakas Jakut : Terima Kasih Banyak Untuk Deteksi dan Amunisi

JAKARTA, deteksionline.com-Setelah Viral Satu Kelurahan hanya mendapatkan 9 Paket Sembako dari Presiden Joko Widodo, sementara untuk Kelurahan yang lain mendapatkan Ribuan Paket Sembako, Warga Kelurahan Warakas Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara merasa lega, pasalnya Paket Sembako dari Pemerintah Pusat itu turun juga.

AS (inisial) pengurus RT merasa bersyukur, persoalan Paket Sembako akhirnya dapat di distribusikan kepada Warga Kelurahan Warakas yang terdiri dari 14 RW.

” Alhamdulillah..ahirnya persoalan Paket Sembako dari Pemerintah Pusat di distribusikan juga kepada Ribuan Warga Kelurahan Warakas yang terdiri dari 14 RW”, ujarnya sambil meminta namanya jangan disebutkan, Kamis (14/5/2020).

AS menambahkan, tentunya Warga sangat senang telah menerima bantuan Sembako dari Pemerintah Pusat melalui Kemnsos.

“Tentunya dengan datangnya bantuan Sembako yang telah diterima warga kami, kami berterima kasih kepada segenap stakholder yang  mengelar rapat di Dinas Sosial Jakarta Utara”, ungkap AS kembali.

Menurut AS, rapat itu dihadiri Perwakilan Elemen Warga Kelurahan Warakas, Ketua LMK Zaenal & anggotanya. Ketua Mitra Jaya Romdoni, Babinsa Kelurahan Warakas Polsek Tanjung Priok, Kholiq dan Perwakilan dari ketua RT/RW/FKDM & LSM Kelurahan Warakas.dengan Sudin Sosial Jakarta-Utara,”ungkap Pengurus RT tersebut.

Lebih lanjut AS menegaskan, turunnya Paket Semvako bantuan Pemerintah Pusat itu tidak lepas dari peran rekan-rekan Media, yang telah memberitakan kejadian tersebut secara updete atas pemberitaan.

” Terima kasih kepada Deteksi dan Amunisi yang telah berani memberitakan ketimpangan itu, kami sadar suara media adalah suara rakyat, tiada dusta diantara kita, kami sangat senang karena bantuan itu dapat meringankan beban hidup kami, padahal saat ini kami banyak kehilangan pekerjaan semenjak Covid-19 melanda Jakarta”, tegasnya.

Padahal waktu itu, masih menurut AS, dalam rapat hari ini Senin,(11/5/2020) di Sudin Dinsos Walikota Jakarta Utara ada beberapa kesepakatan hasil rapat, yaitu adalah Pertama, memberikan batas waktu 2×24 jam untuk segera menyelesaikan data yang tidak wajar dan apabila tidak selesai, Warga Kelurahan Warakas akan mensomasi Sudin Dinsos dan Kementerian Sosial.

” Saat rapat Senin (11/5) kami memberikan waktu 2×24 jam kepada Sudin Dinsos dan Kementerian Sosial untuk memperbaiki data Warga penerima bantuan Paket Sembako dari Pemerintah Pusat, kalau tidak selesai, kami akan mensomasi Dinsos dan Kemensos”, imbuhnya kembali…( budi setiawan)

 434 total views,  1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed