Terkait Keberadaan BTS, Warga RT 02 RW 01 Tanggulangin Datangi Mapolsek Tanggulangin

  • Share

SIDOARJO, deteksionline.com -Beberapa perwakilan warga Desa Gang Gang Panjang khususnya RT 02 RW 01 Tanggulangin Sidoarjo Jawa Timur mendatangi Mapolsek Tanggulangin Polres Sidoarjo, Rabu (30/4).

Kedatangan perwakilan warga tersebut guna melayangkan Pengaduan Masyarakat (Dumas) secara tertulis, karena mereka sudah tidak tahan dengan dampak radiasi Base Transceiver Station (BTS) selama 10 tahun di sekitar kediamannya.

Muslik Ketua RT 02 RW 01 Desa Gang Gang Panjang menyampaikan kedatangannya bersama beberapa warga ke Polsek yaitu mewakili puluhan warga membuat pengaduan ke Polsek Tanggulangin.

“Karena kami sudah hilang kesabaran karena ketidak nyamanan dan dampak adanya tower BTS  yang berdiri di lahan salah satu warga RT 03  RW 01 selama 10 tahun, jadi kami membuat pengaduan ke Polsek”, ujarnya, Rabu (29/4).

Muslik berharap dengan adanya pengaduan ini akan memberikan solusi kepada warga RT 02 RW 01, karena sudah sangat meresahkan.

“Tujuannya  dengan harapan ada solusi karena dampaknya sangat meresahkan juga menakutkan  warga kami. Dan kami ingin dipertemukan dengan pemilik tower dan pemilik lahan”, terangnya.

Sementara itu Kapolsek Tanggulangin AKP Hankie Fuarariputra dikonfirmasi, Kamis (30/4/20) mengatakan, atas pengaduan masyarakat (dumas) tindakan kami dari polsek kedepan.

1. Memanggil dan memeriksa pemilik lahan.

2. Memanggil dan memeriksa provider pemilik menara berkaitan perijinan yang dimiliki.

3. Koordinasi instansi terkait saksi ahli dan yang mengeluarkan ijin”,
ujar Kapolsek kepada Deteksi dan Amunisi, Kamis (30/4).

Kemudian AKP Hankie menjelaskan, setelah semua bukti dan fakta yang kami kumpulkan dari proses penyelidikan, kami akan undang pihak-pihak yang bersengketa untuk mediasi.

Dan menjelaskan sesuai alat bukti yang kami temukan sesuai dengan yang di atur UU yang berlaku terkait perihal yang disengketakan.Bila masalah perijinan tower dari awal sampai berdiri semua di atur dengan peraturan bersama Menteri

“Apabila tidak ditemukan problem solving, maka pihak yang bersengketa atau berkeberatan bisa melaporkan sesuai peraturan UU,” ungkap AKP Hankie.

Ia melanjutkan, apabila masuk ranah pidana kami akan tangani / bila masuk ranah perdata / tata usaha negara maka untuk dilaporkan ke pengadilan negeri / PTUN”, terang AKP Hankie juga.

Agus Budi perwakilan warga RT 02 RW 01 Tanggulangin yang datang mengadukan ke Kapolsek intinya biar masalah keberadaan adanya tower BTS bisa diselesaikan lewat jalur hukum.

“Kami dimintai keterangan oleh penyidik, saya sampaikan pertama- tama kami selama 10 tahun ini sudah tidak diajak komunikasi maupun rapat. Dalam penyidikan kami juga menyampaikan dampaknya selama 10 terasa, seperti petir waktu hujan seperti membelah rumah kita, kemudian banyak tetangga-tetangga yang elektronik nya ini banyak yang rusak”, imbuhnya.

Lanjut Budi, yang paling dikhawatirkan adalah “dampak kesehatan untuk anak-anak kecil, karena radiasinya ini sangat tinggi dan dapat merusak otak bisa menyebabkan pusing, kangker otak dapat menyebabkan lumpuh dan layu tulang dan gangguan kesehatan lainnya,’ pungkas Agus Budi…(nug)

 1,491 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *