Irjen Nana: Saatnya Warga Jadi Polisi

  • Share

JAKARTA,deteksionline.com- Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol, Nana Sudjana menjelaskan sebuah gambaran hasil analisa bersama Polda Metro Jaya. Bahwa secara keseluruhan satu bulan terakhir atau satu bulan dimulainya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Secara umum situasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya (PMJ) relatif kondusif, jadi meski relatif umum kondusif, namun adanya beberapa kejadian,” ujar Kapolda Nana, di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/4/2020).

Sebulan terakhir, banyaknya kejadian pencurian dengan kekerasan, pembunuhan serti yang terjadi di wilayah kota Depok, Jakarta Timur dan sekitarnya.

Dia menilai, kejadian ini dari tahun ketahun, bahwa memang ada terjadi peningkatan. Hasil analisa evaluasi meningkat 10 persen dan memang lebih banyak kasus ini adalah Pencurian dengan pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Pencurian motor (Curanmor)dan Narkotika, Psikotropika dan Obat terlarang (Narkoba).

Menurut Irjem Nana, kasus pencurian dan kekerasan, dan selama ini banyak kasus terjadi di Minimarket.

“Di PMJ ada 17 kasus dan 17 kasus perkara di wilayah Polda Metro Jaya dan berkat kesigapan anggota kami baik dari pencegahan dan tindakan,” kata Irjen Nana.

Dia mencontohkan, seperti kasus yang terjadi kemarin di wilayah Depok yaitu kasus dengan ancaman kekerasan dengan pelaku empat (4) orang, inisial Smi (23 tahun), Ibra(20 tahun), Acong (20 tahun, Rk (22 tahun). “Tempat kejadiaan diIndomaret yang terdapat di jalan Bulak Timur, Kecamatan Cipayung, Depok,” ujarnya.

Keempat pemuda ini target sasaran di Minimarket, yang mempunyai peranan masing-masing. Ada yang sebagai Kapten atau pemegang senjata tajam, eksekutor dan senjata tajam dan pemberi informasi lewat sosial media serta meminjamkan senjata tajam seperti Clurit.

Gambaran pencurian dan kekerasaan ini, merupakan sebuah tindakan yang mengalami peningkatan sampai 10 persen terjadi beberapa waktu terakhir bulan ini.

“Rata-rata peningkatan kejahatan 70-80 persen adalah berbagai kasus dengan latar belakang motif ekonomi,” tandasnya.

Hal ini, Irjen Nana menjelaskan,dalam memgantisipasi meningkatnya kejahatan maka Polda sudah membentuk tim Satgas anti begal dan pencurian yang akan mendukung sistem keamanan masyarakat. Diingatkan juga, Polda sudah memanfaatkan Intel dan Binmas.

“Kami dari Polda sampai Polres dan tim ini, kita sudah bentuk, dalam hal ini kami rutin melanjutkan dari fungsi Shabara, Brimob dan Binmas,” tandasnya.

Nana juga berpesan kepada masyarakat, diharapkan menjadi polisi bagi diri sendiri ditingkatan wilayahnya masing-masing. “Bangun kembali partisipasi masyarakat dengan meningkatkan Sistwm Keamanan Lingkungan (Siskamling: red),” tutupnya..(ulis)

 1,295 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *