Polres Jember Lidik Proyek Pasar Balung Kulon Jember.

  • Share

JEMBER,deteksionline.com-Pengungkapan kasus-kasus dugaan Korupsi yang dilakukan oleh Polres Jember Jawa Timur patut di acungi Jempol.

Karena baru saja kasus Korupsi Pasar Manggisan Jember selesai berkas perkaranya ke jaksa penuntut umum, kini muncul lagi kasus baru yang tidak kalah hebohnya dengan besarnya dana yang di duga ada indikasi korupsinya yaitu proyek Pasar Balung Kulon, Jember, Jawa Timur.

Pasar yang menelan dana APBD Kabupaten Jember senilai Rp.7,5 miliar itu saat ini sedang dalam penyelidikan
Satreskrim Polres Jember.

Sejak dua pekan belakangan, sejumlah pejabat terkait diperiksa penyidik dan diminta memberikan dokumen terkait proyek Pasar Balung Kulon.

Sesuai data dihimpun awak media anggaran yang diusut Satreskrim Polres Jember ini sebesar Rp7,5 miliar dan bukan Rp.3,5 miliar sesuai desas desus suara yang banyak masyarakat perbincangkan.

“Kita lakukan lidik, sementara kita klarifikasi dulu. Ada beberapa orang lah,” jelas AKP Frans Kembaren, Kamis (23/4).

Kasatreskrim Polres Jember itu melanjutkan saat ini kita masih memeriksa beberapa saksi terkait dan masih tahap full data dan full paket.

“Tahapan-tahapan (klarifikasi) memang harus kita jalankan. Kalau ada (ditemukan penyimpangan) nanti kita bilang ada. Kalau tidak ada kita bilang tidak ada,” tegas Perwira kelahiran Medan, Sumatera Utara ini.

Menurut dia, penyelidikan dugaan korupsi Pasar Balung Kulon merupakan inisiatif polisi sekaligus pengaduan dari masyarakat.

” Ini murni inisiatip Polisi dan ada laporan masyarakat Jember juga”, katanya.

Sementara berdasarkan data di LPSE Kabupaten Jember tercatat, Pasar Balung Kulon adalah proyek milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Anggaran Rp7,5 miliar digelontorkan dari APBD Jember 2019 untuk rehab pasar tersebut.

Pelaksananya adalah PT Anugrah Mitra Kinasih, beralamat di Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 44, Kota Pasuruan Jawa Timur.

Terpisah, Kepala Disperindag Jember Slamet Sugiono sampai saat ini belum menjawab semua pertanyaan berkenaan dengan kasus tersebut.Bahkan, Slamet juga enggan menjawab pesan singkat maupun telepon dari awak media sebagai upaya klarifikasi.

Pria yang mengisi kekosongan jabatan pasca mantan Kepala Disperindag Anas Ma’ruf dijebloskan ke Penjara sebagai tersangka korupsi Pasar Manggisan oleh kejaksaan itu saat dijumpai sedang tidak berada di kantornya…(AP)

 1,808 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *