Warga Bambu Apus Tangsel Banyak Tak Patuhi Aturan PSBB Jabotabek

  • Share

 

Foto // Kumpulan Warga Bambu Apus sedang Olahraga Hari ini Minggu (12/4)

TANGERANG SELATAN, deteksionline.com- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai hari ini, Kamis (9/4) sampai 14 hari ke depan.

Telah diterbitkan Peraturan Gubernur nomor 33 tahun 2020 yang mengatur PSBB di Jakarta.

“Pada malam hari ini saya menyampaikan pesan untuk warga Jakarta semua terkait dengan rencana pelaksanaan PSBB yang akan kita mulai nanti malam pukul 00.00 WIB tanggal 10 April 2020,” kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Kamis (9/4/2020).

“Pergub ini memiliki 28 pasal dan mengatur semua kegiatan di DKI Jakarta, baik kegiatan perekonomian, sosial, budaya, keagamaan, pendidikan,” ucap Anies.

Namun PSBB yang diterapkan di Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi) tidak diindahkan oleh beberapa warga Bambu Apus Tangerang Selatan.

Hal itu terlihat dari maraknya warga yang bersepeda dan berjalan santai dengan keluarga di hari libur ini, Minggu (12/4), padahal aturan PSBB melarang warga untuk berkerumun.

” Warga Bambu Apus kota Tangsel di hari libur ini terkihat mempaatkan jln Tol Cinere Serpong sebagai sarana tempat berkumpul dengan berolah raga mereka tak khawatir akan bahaya wabah covid 19 walau sudah dilakukan PSBB”, terang Eko kepada Deteksi saat mendampingi pemantauan, Minggu (12/4).

Eko mengharapkan kepada pihak berwenang untuk melakukan pembubaran, karena dengan berkumpulnya warga masyarakat disuatu tempat, akan mempermudah penularan pandemi Covid-19.

” Aturan PSBB itu dikeluarkan untuk memutus penyebaran pandemi Covid-19, dalam aturan itu melarang warga untuk berkumpul lebih dari 5 orang karena saat ini penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia sudah sampai pada tahap menghawatirkan”, imbuh Eko..( bowo)

 857 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *