Polsek Cempaka Putih Mangkir dari Panggilan Sidang

  • Share

JAKARTA, deteksionlinr.com-Sidang perdana Praperadilan yang diajukan oleh ketiga orang warga Apartemen Green Pramuka City, YK, SR dan ES terhadap Kepolisian Sektor Cempaka Putih hari ini Kamis, 9 April 2020 secara resmi ditunda sampai tanggal 17 April 2020 oleh Hakim tunggal Kadarisman Al Riskandar, S.H., M.H. di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Penundaan tersebut disebabkan Termohon dalam hal ini Kepolisian Sektor Cempaka Putih tidak kunjung hadir walaupun telah diberikan toleransi waktu sampai pukul 13.00 Wib, Kuasa Hukum Pemohon yakni Ongku Martua Siregar mengaku sangat kecewa.

“Kami sangat kecewa, sebab Termohon terkesan tidak koperatif. Panggilan Pengadilan semestinya dihormati, marwah Pengadilan dipertaruhkan,” katanya.

Perkara ini dilatarbelakangi oleh laporan polisi No. LP/16/I/2020/Sektor.CP yang dilakukan oleh PT. Duta Paramindo Sejahtera selaku Pengembang Apartemen Green Pramuka City melalui kuasanya kepada ketiga orang warganya.

Penetapan tersangka atas ketiga orang warga tersebut mengundang banyak pertanyaan, sebagaimana diutarakan oleh Kuasa Hukum Tersangka yang kami wawancara pasca ketuk palu penundaan sidang oleh Hakim.

“Penetapan Tersangka atas ketiga orang Klien kami memang syarat akan dugaan kriminalisasi. Klien kami selama ini dikenal sebagai motor perjuangan atas hak-hak warga, Penetapan Tersangka dilakukan pada saat Klien kami sedang fokus memprotes kenaikan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) dan menghadiri mediasi yang difasilitasi oleh Sudin Perumahan Jakarta Pusat, Sehingga cukup beralasan jika kami menganggap penetapan tersangka ini patut diduga sebagai upaya kriminalisasi untuk membungkam atau menggembosi hak-hak warga yang sedang diperjuangkan,” ujarnya.(darsani)

 

 3,355 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *