by

Hadapi Covid -19 Disnaker Prov Babel Mulai Data Program Prakerja dan Pekerja Yang diPHK serta diRumahkan

Foto // Hari Patriadi Kadisnaker Prop Babel

PANGKALPINANG, deteksionline.com — Virus Corona yang sangat ditakuti Manusia saat ini sudah menyebar ke berbagai belahan Dunia. Akibat virus ini juga menimbulkan ketidakpastian perekonomian Global, tidak terkecuali Indonesia.

Demi menangani Covid-19 ini berbagai cara di lakukan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah ,diantara yang sangat serius dilakukan Pemerintah adalah masalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang di lakukan besar- besaran di berbagai Daerah di Indonesia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Babel , Hari Patriadie ditemui diruang kerjanya , mengatakan saya sangat berterimakasih kepada mas – mas wartawan yang bertanya dan peduli kaitan PHK atau Pekerja dirumahkan akibat dampak Covid – 19 ini, tentunya kami sangat terbantukan sehingga informasi sampai ke masyarakat.

Diakuinya ,memang kami saat ini lagi mendata seluruh perusahaan yang berbadan Hukum yang sempat merumahkan karyawannya agar mendaftarkan data-data para pekerja ke dinas Tenaga Kerja Provinsi Babel, dampak Corona -19 Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah akan melakukan pelatihan-pelatihan bagi prakerja dan para pekerja yang di PHK maupun di Rumahkan.

Bahkan berdasarkan surat dari Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian
Republik Indonesia
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan
Daya Saing Koperasi dan UKM
Percepatan Implementasi Program Kartu
Prakerja tanggal 30 Maret 2020 dan pandemik COVID-19 yang telah berdampak pada
perekonomian Indonesia salah satunya dengan meningkatnya pekerja ter-PHK dan pekerja
yang dirumahkan (unpaid leave), hal ini menyebabkan sebagian kelompok masyarakat
mengalami penurunan daya beli. Untuk mengatasi permasalahan tersebut salah satu
stimulus yang sedang didorong oleh Pemerintah adalah percepatan implementasi Program
Kartu Prakerja, dimana penerima manfaat akan mendapatkan bantuan pelatihan vokasi dan
insentif.

Untuk itu, skema awal Kartu Prakerja dilakukan penyesuaian yaitu (i) Refocusing
target penerima dari pengangguran muda ke pekerja ter-PHK dan pekerja yang dirumahkan
(unpaid leave) pada sektor formal maupun informal; (ii) Anggaran Kartu Prakerja ditingkatkan
dari Rp 10 triliun menjadi Rp 20 triliun; (iii) Target penerima manfaat sebesar 5,6 juta orang
dengan target pendaftaran per minggu sebesar 160 ribu orang dan (iv) Besar biaya Rp
3.550.000,- dengan rincian pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif sebesar Rp 2,4 juta (4 bulan
@ Rp 600 ribu) dan insentif survei 150 ribu (3 kali survei @ Rp 50 ribu).

Berkenaan dengan hal tersebut, kami meminta Saudara untuk dapat
mengkoordinasikan pengumpulan data pekerja ter-PHK, pekerja yang dirumahkan dan UMK
dengan stakeholder terkait di sektor Saudara dan menyampaikannya data tersebut kepada
kami untuk dimasukkan dalam program kartu prakerja. Adapun data-data yang diperlukan :

1. Data pekerja yang ter-PHK dan dirumahkan (unpaid leave) baik sektor formal maupun
informal serta UMK yang terdampak COVID-19 di masing-masing sektor.

2.Data tersebut merupakan data by name by address secara lengkap yang berisi (i)
nama; (ii) NIK; (iii) pekerjaan (iv) Nomor Handphone; (v) alamat email dan (vi) domisili
(prov/kab/kota/alamat tempat tinggal atau lokasi usaha bagi UMK).

3. Bagi data Ride-Sharing Platform untuk mengirimkan data driver ojek dan mitra lainnya
(go-clean dan go-massage) yang juga dilengkapi sebagaimana poin no.2.

4. Dari setiap daftar pekerja yang ter-PHK dan dirumahkan (unpaid leave) yang
disampaikan tersebut, K/L serta Gojek dan Grab wajib memberikan pernyataan
bahwa data-data pekerja yang diusulkan adalah mereka yang ter-PHK dan
dirumahkan (unpaid leave) dan penghasilannya mengalami penurunan karena
dampak pandemik COVID-19.

5. Data disampaikan dalam bentuk file (format pdf dan excel), seperti yang dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Babel…(wtn)

 80 total views,  3 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed