by

Dampak Corono, Pedagang Pasar Pusat KBN Mengeluh

JAKARTA, deteksionline.com- Dampak dari Covid-19 Corona sangat dirasakan oleh pedagang di Pusat Komersial (KBN). Para pedagang banyak mengeluh semenjak berita masuknya corona di Indonesia dan bertubi tubinya pemberitaan di media elektronik.(18/3/2020)

Miris sekali pusat komersial yang strategis ini begitu sepi dengan ada. Terlebih dipicu pemberitaan imbauan dari Gunernur DKI Jakarta supaya warga yg tidak bekepentingan jangan keluar rumah tetap selalu beraktivitas dari rumah saja.

Salah seorang pedagang di Pusat Komersial (KBN) Ini mengatakan bahwa dia buka kios dari Jam 9.00wib sampai habis Magrib belum juga dapat penglaris. “Tak biasanya seperti ini, sudah 3 hari ini sangat terasa sekali sepinya. Kalau terus trusan seperti ini dengan pemberitaan Corona yang membuatketakutan warga yang awam tentang itu sangat berdampak pada perekonomian klas menengah ke bawah,” ungkap Feri Andrian.

“Kita pedagang emang berharap dari pengunjung yang datang baru terjadi transaksi jual beli,kalau pengunjung pasar sudah tidak ada siapa yang mau beli dagangan kami?. Saya sangat berharap semoga Corona ini cepat bisa di atasi oleh pemerintah atau yang berwenang,” harap Feri Abdrian.

Begitu Juga pedagang lain mengatakan dengan kata yang sama memang sangat terasa dampak dari Covid-19 Corona ini, Padahal di pasar komersial ini termasuk Pasar yang begitu ramai dikunjungi pembeli karena dekat dengan pabrik garment termasuk di kawasan berikat dan konsumennya emang kebanyakan kariyawan pabrik yang belanja baik itu mau pergi kerja,jam istrahat dan di saat mereka mau pulang kerja biasa nya pasti mampir di pasar dulu apa itu belanja atau melihat lihat.

Tapi sekarang boleh di katakan semenjak ada corona ini karawan banyak langsung pulang saja, ada yang masuk ke pasar tapi gak begitu banyak itu pun seperti mereka terburu buru seperti lewat saja.

“Dan saat ini pedagang yang biasanya buka dari jam 8.00wib dan tutup Jam 21.30 wib,Tapi skrng banyak yang buka jam 11.00 wib dan Jam 20.00 Wib sudah banyak yang tutup karena pengunjung begitu sepi dan pemasukan draktis tajam menurun untuk biaya sehari hari saja minus ya boleh dikatakan makan modal sudah beberapa hari ini semenjak ada nya pemberitaan corona,” ungkap Roby

Salah seorang pedagang di Pusat Grosir terbesar di Asia Tenggara Tanah Abang juga mengatakan Blok A sepi dari pengunjung. “Saya juga ada tidak penglaris dari pagi buka sampai tutup tidak biasanya seperti ini,sesepi sepinya biasanya masih ada ngantongin uang pulang.Kalau sekarang semenjak Covid-19 Corona ini beritanya setiap hari ada di setiap media elektronik di beritakan sangat berdampak kepada kami pedagang, Saya yang dagang di Blok A lantai SLG dan kawan kawan berdampingan hampir merata telor ayam bulat alias tidak penglaris termasuk hari ini juga,” kata Andre. (syafrigon)

641 total views, 1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed