by

Waduh, Dul Ketem Terduga Pembakar Hutan Hanya Dituntut 3 Bulan Oleh JPU ?

SUNGAILIAT, deteksionline.com- Waduh, terduga pembakar hutan Abdullah alias Dul Ketem dan Herman, hanya dituntut pidana penjara selama tiga bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bangka Rizal, Kamis (26/4/2020).

“Hari ini sudah dibacakan tuntutan untuk Dul Ketem dan Herman. Keduanya menurut Penuntut Umum (JPU) dalam surat tuntutannya (diyakini) terbukti dalam dakwaan pertama, dituntut tiga bulan penjara dan denda Rp 10 juta subsidair satu bulan kurungan,” kata Ketua Pengadilan Negeri Sungailiat Fatimah, diwakili oleh Humas Pengadilan, Arief Kadarmo dikonfirmasi usia sidang, Kamis (26/3/2020),

Rizal JPU dari Kejaksaan Negeri Bangka, membacakan surat tuntutan di hadapan kedua terdakwa dan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sungailiat, yang dipimpin langsung Ketua Majelis Hakim Fatimah.

Dalam surat tuntutan JPU menyebut terdakwa diyakini terbukti melanggar beberapa pasal yang diuraikan dalam surat tuntutan tersebut.

“Yaitu Pasal 78 Ayat 3 jo Pasal 50 Ayat 3 Huruf d Undang-Undang Nomor  41 Tahun 1999 tentang kehutanan jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP,” kata Arief Kadarmo .

Agenda sidang berikutnya, kesempatan pihak terdakwa untuk menyampaikan pembelaan atau pledoi.

“Sidang selanjutnya Rabu 1 April 2020, acaranya pledoi,” tegas Arief Kadarmo. (dikutip dari bangkapos).

Untuk diketahui, kalau mengacu kepada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang kehutanan itu ketentuan pidananya sangat berat.

Memang dalam ketentuan itu tidak menyebutkan batas minimal hukuman, namun tuntutan 3 bulan itu sangat terlalu rendah untuk pelanggar Pasal 50 ayat (3) huruf d.

Berikut bunyi ketentuannya “Barang siapa dengan sengaja melanggar ketentuan yang dimaksud dalam Pasal 50 ayat (3) huruf d, diancam dengan penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda Rp 5.000.000.000,- (lima miliar rupiah).

 420 total views,  1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed