Reses Anggota DPR RI Endang Maria Astuti, Serap Aspirasi Masyarakat

  • Share

WONOGIRI, deteksionline.com- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Endang Maria Astuti S Ag, SH, MH mengelar acara silaturahmi dan Serap Aspirasi warga di Sidoharjo Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah Sabtu,(7/3/2020).

Acara itu dihadiri dari beberapa perwakilan Kecamatan, tokoh-tokoh masyarakat, Kepala Desa, Perwakilan PKK dan Ormas (organisasi masyrakat) se Kabupaten Wonogiri.

Menurut Endang Maria Astuti memang tugas dan poksi (Tupoksi) anggota DPR RI tentunya menyerap masukan aspirasi dari masyarakat.

Dalam masukan tersebut nanti akan terus kita serap dan ditindak lanjuti di Pusat saat rapat dengan Pemerintah yang menangani bidang-bidangnya. Ada masyarakat yang menanyakan apakah orang miskin tidak boleh sakit jika tidak punya BPJS dan apa harus jadi peserta BPJS.

“Tentunya disinilah harus betul-betul kita perhatikan terhadap masyarakat kalangan bawah, yang benar-benar membutuhkan BPJS. Sulitnya para masyarakat bila membayar iuran BPJS, maka tentunya dengan Putusan MA yang membatalkan menaikan iuran BPJS itu merupakan bentuk kepedulian dari MA terhadap masyarakat bawah atas kenaikan iuran BPJS yang tidak dinaikan ini kita sikapi dan memberikan aspirasi untuk MA,” tandasnya, Sabtu (7/3).

Ia mengatakan, ada masyarakat yang mempertanyakan pelayanan Rumah Sakit yang melayani masyarakat peserta BPJS. dan , masyarakat meminta pelayanan penuh, jangan melihat dan mengabaikan pelayanan yang kurang baik bagi peserta BPJS.

“kalau orang yang tidak mengunakan BPJS sering mendapatkan pelayanan yang sangat baik, tentunya Rumah Sakit tidak boleh membeda-bedakan antara yang sakit mengunakan BPJS atau tidak. Ini yang BPJS suka diremehkan dan seolah-olah nyawa tidak berharga jika pasien belum membawa Surat Rujukan dari Puskesmas. Ada pasien BPJS di lempar kesana-kemari, masyarakat itu taunya kalau sakit langsung di bawa ke Rumah Sakit. Dan jangan menimbulkan diskriminasi, orang yang tidak mengunakan BPJS dilayani dengan baik”, tegas Endang dihadapan peserta reses.

Kemudian kata Endang, “tentunya ini masukan dari masyarakat dan masukan untuk Pemerintah, mengapa dengan persoalan-persoalan seperti ini mengenai Kesehatan yang menyentuh langsung bagi masyarakat, Negara bukan membuat aturan-aturan seperti pelayanan kesehatan yang maximal bagi masyarakat yang benar-benar urgen dalam keadaan darurat. Agar dapat menyelamatkan nyawa bagi Pasien yang betul-betul memberikan pertolongan dan kita berikan ruang yang mempermudah pelayanan dan jangan mempersulit”, katanya.

Kegiatan Serap Aspirasi ini dilakukan di Tiga tempat/titik di Kabupaten Wonogiri, semua pertanyaan dan masukan dari masyarakat akan diserap dan akan ditindak lanjutkan ke Pusat saat rapat dengan Pemerintah..(budi setiawan)

 615 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *