by

Polres 50 Kota Menang Pra-pradilan

LIMAPULUH KOTA, deteksi online.com: Gugatan pra-peradilan yang diajukan mantan caleg DPR-RI dari partai Demokrat, Reska Oktoberia terhadap Polres 50 Kota ditolak Pengadilan Negeri Tanjung Pati, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (26/2/2020).

 Dalam putusannya, hakim menolak seluruh permohonan dari pengacara Rezka Oktoberia, Jon Mathias yang meminta peninjauan ulang status tersangka Rezka.

Hakim menerima seluruh permohonan Polres 50 Kota selaku termohon.

Penetapan tersangka Rezka Oktoberia dalam kasus dugaan penipuan sudah memenuhi seluruh unsur serta sesuai dengan ketentuan Perundang-Undangan.

Keputusan hakim dengan No:1/pid.pra/2020/PN-Tjp, menolak permohonan pemohon pra-peradilan seluruhnya dan membebankan biaya perkara kepada pemohon sebesar nihi

Dalam sidang tersebut hakim menerima seluruh permohonan Polres 50 Kota selaku termohon. Penetapan tersangka Rezka Oktoberia dalam kasus dugaan penipuan sudah memenuhi seluruh unsur serta sesuai dengan ketentuan Perundang-Undangan.

“Setelah melakukan proses persidangan selama seminggu dalam hari kerja, PN Tanjung Pati menggelar sidang putusan yang hasilnya menolak seluruh permohonan pemohon (pihak Rezka Oktoberia-red) dan menerima seluruh permintaan termohon (pihak Polres 50 Kota-red),” kata Humas PN Tanjung Pati, Isnandar kepada wartawan usai sidang putusan.

Dijelaskan Isnandar, dalam memutuskan putusan ini hakim melihat sudah ada dua barang bukti lebih yang dimiliki penyidik Polres 50 Kota untuk menetapkan Rezka sebagai tersangka.

Menanggapi hasil putusan ini, Pengacara Rezka Oktoberia, Jon Mathias mengaku akan berdiskusi khusus secara internal dengan Rezka.

“Secara aturan, kami terima hasil ini dengan lapang hati. Namun, secara prinsip kami akan diskusikan dulu apa langkah-langkah yang akan jami ambil untuk perjuangan selanjutnya,” kata Jon Mathias.

Sementara itu, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo mengatakan dengan putusan ini, Polres 50 Kota akan melanjutkan proses hukum Rezka Oktoberia. Langkah pertama yang diambil akan memeriksa Rezka sebagai tersangka.

“Penyidik akan melanjutkan proses hukum Rezka. Termasuk memanggil Rezka untuk diperiksa sebagai tersangka. Saya harap yang bersangkutan kooperatif. Jika tidak, berkemungkinan akan dipanggil paksa,” kata Kapolres.

Sebelumnya, Rezka Oktoberia mempraperadilankan status tersangka dirinya yang ditetapkan oleh Polres Limapuluh Kota pada 29 Januari 2020. Laporan praperadilan ini masuk ke Pengadilan Negeri Tanjung Pati pada tanggal 12 Februari 2020 silam dengan nomor No:1/pid.pta/2020/PN-Tjp. Sidang mulai digelar tanggal 18 Februari 2020 hingga putusan hari ini.

Status tersangka Rezka ini berawal dari laporan salah seorang Pengusaha asal Kabupaten Limapuluh Kota, Zamhar Pasma Budi ke Polsek Suliki Nomor: LP/K/67/X/2019/Sektor Suliki, tanggal 22 Oktober 2019 dalam kasus penipuan.

Zamhar merasa ditipu oleh Rezka sebesar Rp1,7 miliar untuk kepentingan kampanye dirinya sebagai Caleg DPR RI asal partai Demokrat.

Kemudian, kasus ini dilimpahkan ke Satreskrim Polres 50 Kota dan Rezka ditetapkan sebagai tersangka sesuai surat penetapan Nomor: S.TAP/05/I/Res.1.11/2020, tanggal 29 Januari 2020 oleh Polres 50 Kota.

Merasa tidak puas dengan status tersangka tersebut, Rezka melalui pengacaranya, Jhon Mathias melayangkan surat permohonan praperadilan ke pengadilan Tanjung Pati. Hal ini untuk meninjau kembali status tersangka Rezka Oktoberia.(tim/dra).

 

 

 

 

 

77 total views, 1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed