by

Puluhan Warga Desa Sukamandi Beltim Geruduk Tambang Apung di kawasan Mangrove

BELTIM, deteksionline.com-Puluha mendatangi lokasi yang sebelumnya didapati beberapa unit mesin TI Rajuk jenis ponton namun tidak beroperasi

berdasarkan kesepakatan bersama dilokasi bahwa dalam waktu 3(tiga) hari kedepan mesin ponton ponton TI Rajuk tersebut harus dibongkar dan tidak ada lagi aktivitas dilokasi kawasan Mangrove itu.

Kemudian, puluhan warga maupun perangkat desa dan BPD Desa Sukamandi, Kecamatan Damar itu menuju lokasi yang tidak jauh dari lokasi sebelumnya.

Tiba dilokasi yang biasa disebut warga (lokasi jalan putus), belakang travo Mayang kembali didapati beberapa unit peralatan alat tambang jenis ponton (menggunakan tower).

Pantauan awak media dilokasi, sejumlah warga tersebut seolah merasa kecewa lantaran hutan mangrove(bakau), disekitar banyak yang mati.

Tidak hanya itu, mereka menuntut keadilan semoga penegak hukum memprosesnya sesuai ketentuan undang undang yang berlaku.

“Ayo kita bongkar”, sebut beberapa warga dilokasi saat melihat mesin mesin tambang timah jenis ponton, yang sedang parkir diarea aliran anak sungai itu.

Tidak lama kemudian 2(dua) unit ponton tambang timah diseret kepinggir sungai. Dan mereka rencana mau membawa sebagian peralatan mesin tersebut, ke pihak kepolisian resor Belitung Timur(Beltim) untuk meminta keadilan supaya pemilik tambang tersebut diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kami masyarakat yang tergabung, baik aktivis lingkungan, ada juga nelayan, maupun pihak desa yang hadir dalam hal ini meminta kepada penegak hukum untuk dapat memproses halnini sesuai aturan yang berlaku”, ujarnya Yudi disela sela kesibukan kerumunan warga dilokasi.

Bertepatan dengan hal tersebut, selaku pemilik maupun pekerja pantauan awak media ini dilokasi mereka tidak ditempat bahkan pemilik ponton yang namanya disebut sebut juga tidak kelihatan hanya 2(dua) orang security sepertinya mereka dari pihak PT.Timah.

Sementara itu Kapolres Belitung Timur AKBP Jojo Sutarjo menjelaskan bahwa untuk pengaduan dari masyarakat tersebut, sekarang dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

” Terkait pengaduan dari masyarakat tersebut sekarang dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi”, jelasnya..(wtn).

1,900 total views, 2 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed