by

Mimik Idayana Bersama Forkopimda Sidoarjo Kembali Datangi Lokasi Banjir

SIDOARJO, deteksionline.com – Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Mimik Idayana bersama Forkopimda kembali mendatangi Dua Desa yakni Kedungbanteng dan Banjarasri yang masih terendam banjir. Namun belum memberikan solusi dan masih menyisakan pilu bagi warga dan pelajar, Selasa (18/2).

Mimik Idayana mengatakan, banjir tambah parah, ini perlu penanganan cepat dari Pemerintah. Harus ada solusi, saluran mesti dibersihkan.

“Pemerintah mesti memberikan solusi, saluran mesti dibersihkan, saya denger juga Pemerintah sudah melakukan penyedotan mulai tadi malam, tapi gimana lagi hujan masih turun tadi malam dan debit air semakin tinggi,” pungkas Mimik panggilannya.

Lebih jauh lanjut Mimik, Alhamdulillah untuk hari ini untuk rasa keprihatinan saya, akhirnya saya ada inisiatif untuk membelikan anak-anak ini sepatu, 100 untuk SDN Banjarasri dan 100 SDN Kedungbanteng.

“Saya akan belikan Sepatu 100 untuk Siswa SDN Banjarasri dan 100 untuk Siswa SDN Kedungbanteng”, kata Istri politikus Rahmat Muhajirin anggota komisi III DPR RI tersebut.

Kemudian, posko banjir belum ditemukan dan akan di pantau lewat drone biar ada solusinya.

“Nanti akan pantau lewat dron ya, memang sangat parah sekali air ada di mana-mana, kalau kita buang ke kanan kiri juga tidak mungkin, solusinya ya gorong -gorongnya dan  ditambahi tembusan air dan bikin resapan atau penampungan air “, terangnya.

Sementara, Camat Tanggulangin Sabino Mariano menyampaikan, terimakasih buat para pimpinan daerah yang sudah berkunjung kesini mencarikan solusi untuk menyelesaikan masalah korban banjir di Kedungbanteng dan di Banjarasri.

“Harapan kami dengan aktivitas yang dimulai dari tadi malam, Dandim dan Pj Bupati sudah datang bersama Kapolres yang paginya juga datang kesini, Kepala Dinas, segera ditemukan solusinya dan memberikan semacam dampak psikologi yang positif buat masyarakat. Kehadiran beliau -beliaunya dan hari ini sudah statusnya sudah dinaikkan jadi tanggap darurat dan kami bersama pak Danramil, Forkopimda membentuk posko terpadu di Balai Desa Kedungbanteng”, tegas camat Tanggulangin

Pantauan deteksionline dilokasi, tidak hanya dua sekolah tersebut yakni SDN Kedungbanteng dan SDN Banjarasri yang menerima bantuan Sepatu Bot. Dua Siswa MI Darussalam Kedungbanteng Rahmatul Zafira kelas 3 juga beruntung dan senang mendapat Sepatu Bot, bisa dipakai untuk berangkat dan pulang sekolah.

Sementara, Kepala Sekolah SDN Banjarasri Muhamad Ismanu mengatakan kedatangan anggota DORD Kabupaten Sidoarjo sangat membantu para siswa disini.

“Karena sudah hampir sebulan Sekolah terendam air dan hal ini bisa membahayakan dan gatal-gatal pada anak didik dan tidak nyaman dalam belajar. Semoga segera ada solusinya dengan kedatangan Anggota Dewan”,ujar Ismanu.

Sulaiman(60) ketua Rw 01 yang terdampak banjir juga mengeluhkan, banjir sebabkan masyarakat tidak bisa beraktivitas dan merasa tidak nyaman, tidur tidak nyaman, warga banyak yang sakit gatal-gatal dan setiap hari kami sekeluarga tidur di Musholah.

“Banjir sebabkan warga tidak nyaman, banyak warga yang sakit gatal-gatal, kami tisur di Mushola dan penyebab banjir karena Sungai dangkal dan juga semestinya disitu ada saluran pembuangan. Ini juga adalah dampak dari pengeboran di Lapindo, setelah Kedungbanteng di bor, air tidak bisa mengalir dan ngantong di sini. Harap saya ada solusi dan penanganan yang cepat,”ucap Sulaiman…(nug)

72 total views, 2 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed