by

Polres Bangka Barat Tangkap Pemilik dan Operator Alat Berat yang Beraktivitas di Kawasan Hutan Jebu Bembang Parit Tiga

MUNTOK,Babel, deteksionline.com-Sat Reskrim Polres Bangka Barat akhirnya menangkap dua orang yang diduga sebagai pemilik dan operator ekskavator yang disita oleh anggota Polres Bangka Barat di Kolong Jebu Bembang Pasir Kuarsa, Desa Air Limau Kecamatan Parittiga beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Babar, AKP Andri Eko Setiawan mengatakan dua orang yang berhasil ditangkap adalah Fendi dan Migo. Fendi diduga sebagai pemilik dan Migo adalah operator ekskavator tersebut. Keduanya diamankan di tempat yang berbeda.

“Fendi diamankan di Sungailiat Kabupaten Bangka, sementara Migo di Parittiga, Kabupaten Bangka Barat,” kata Eko, Senin (10/2).

Eko menjelaskan pihaknya berhasil mengungkap kasus ini berawal dari hasil penyelidikan ke PT Trakindo. Dari situlah pihaknya mendapat keterangan bahwa ternyata alat berat tersebut telah berpindah tangan dari pemilik semula Salman. Kemudian, alat berat tersebut dijual kepada Fendi.

“Alat berat tersebut telah berpindah tangan dari pemilik semula, Salman yang kemudian dijual ke Fendi warga Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Fendi ini orang kedua, sebelumnya punya si Salman. Waktu diamankan, PC ini dalam keadaan rusak dan tidak ada pemiliknya. Lalu kami bawa terpaksa bawa mekanik untuk membawa PC itu ke Polres,” jelasnya.

Eko mengungkapkan pihaknya telah menetapkan Fendi dan Migo sebagai tersangka terkait aktivitas perambahan Hutan Lindung (HL) Kolong Jebu Bembang Pasir Kuarsa.

“Awalnya kami meminta keterangan Migo, setelah itu kami menangkap Fendi. Selang sehari kami juga mengamankan Migo selaku operator. Jadi dalam kasus ini kami menetapkan dua orang tersangka pemilik dan operator PC,” pungkasnya..(red/wartabangka)

Sat Reskrim Polres Bangka Barat akhirnya menangkap dua orang yang diduga sebagai pemilik dan operator ekskavator yang disita oleh anggota Polres Bangka Barat di Kolong Jebu Bembang Pasir Kuarsa, Desa Air Limau Kecamatan Parittiga beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Babar, AKP Andri Eko Setiawan mengatakan dua orang yang berhasil ditangkap adalah Fendi dan Migo. Fendi diduga sebagai pemilik dan Migo adalah operator ekskavator tersebut. Keduanya diamankan di tempat yang berbeda.

“Fendi diamankan di Sungailiat Kabupaten Bangka, sementara Migo di Parittiga, Kabupaten Bangka Barat,” kata Eko, Senin (10/2).

Eko menjelaskan pihaknya berhasil mengungkap kasus ini berawal dari hasil penyelidikan ke PT Trakindo. Dari situlah pihaknya mendapat keterangan bahwa ternyata alat berat tersebut telah berpindah tangan dari pemilik semula Salman. Kemudian, alat berat tersebut dijual kepada Fendi.

“Alat berat tersebut telah berpindah tangan dari pemilik semula, Salman yang kemudian dijual ke Fendi warga Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Fendi ini orang kedua, sebelumnya punya si Salman. Waktu diamankan, PC ini dalam keadaan rusak dan tidak ada pemiliknya. Lalu kami bawa terpaksa bawa mekanik untuk membawa PC itu ke Polres,” jelasnya.

Eko mengungkapkan pihaknya telah menetapkan Fendi dan Migo sebagai tersangka terkait aktivitas perambahan Hutan Lindung (HL) Kolong Jebu Bembang Pasir Kuarsa.

“Awalnya kami meminta keterangan Migo, setelah itu kami menangkap Fendi. Selang sehari kami juga mengamankan Migo selaku operator. Jadi dalam kasus ini kami menetapkan dua orang tersangka pemilik dan operator PC,” pungkasnya..(red/wartabangka)

 362 total views,  3 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed