by

Ada Ridho Alloh di Balik Reuni Akbar 2020 Stipoel!

Reuni Akbar 2020 Sekolah Menengah Pertama Negeri 130  (RA 2020 Stipoel) masih sekitar sebulan lagi dari rencana tanggal yang ditetapkan yakni 1 Maret 2020. Namun sosialisasi di kalangan intern alumni begitu gencar.

Sepertinya, panitia RA 2020 Stipoel menginginkan hajatan ini perfect, tanpa celah sedikitpun. Apalagi gagal laksana. “Jangan terjadi seperti itu dong. Kami ingin ini sempurna. Ya..Sempurna!” ucap seorang panitia.

Untuk mengetahui sejauh mana persiapan mencapai titik puncak hari pelaksanaan, grup media deteksionline.com memawancarai Ketua Panitia Pelaksana RA 2020 Stipoel, Bella, pekan silam. Berikut petikannya;

Tanya: Stipoel, nama yang cukup elegan.Dari mana nama itu bisa muncul?

Jawab:   Ini nama sekolah kami SMPN 130, untuk mudah diingat kita bikin akronim Stipoel, kependekan dari seratus tiga puluh.

Tanya: Bisa ceritakan ide dasar RA2020 ini?

Jawab: Saya masuk dalam group FB baru 4 bulan lalu, ketika itu setelah saya hadiri acara GM 4 ( Gebyar Muharam ) yang diselenggarakan alumni 89. Ada beberapa angkatan yang hadir, saya banyak ngobrol-ngobrol dengan kakak alumni dan adek-adek alumni, yang begitu antusias akan mengadakan reuni akbar,maka saya bilang ke adek angkatan ayo angkatan 87, kalau mau mengadakan mari niatkan dan kita mulai. Akhirnya dengan kerja sama yang baik antara angkatan, kita bisa berkumpul di Dapur Kuring, dan langsung kita membuat kepanitiaan unuk RA2020 Stipoel,karena ketika ada niat baik hadir jangan di tunda-tunda.

Tanya: Begitu ya. Lalu, bagaimana memaknai reuni itu sendiri?   

Jawab: Yang kami para panitia tahu, dasarnya reuni adalah upaya mempertemukan kembali yang dulu pernah bersama. Intinya,  upaya mencari eksistensi diri yang mulai pupus dari memori karena dimakan usia. Kami yakin, reuni, selain untuk memutar memori lama di otak, juga untuk memperbaiki fungsi bagian otak yang mengurus kesenangan, memutar kembali memori adalah suatu upaya mencegah penyakit Alzheimer yang memang suatu saat kelak akan menghampiri kita. Ya kita semua.

Tanya: Nah, inikan RA. Tentunya banyak angkatan yang terlibat. Bagaimana panitia bisa samakan perepsi dari banyak perbedaan tersebut?

Jawab: Kita harus menghargai setiap pendapat- pendapat yang berbeda dan kita tampung setiap permasalahan yang timbul kita pecahkan bersama saat diadakan pertemuan, karena kadang kala pembahasan melalui sosmed tidak menyelesaikan masalah malahan akan menimbulkan masalah, misalnya, ketika kita menulis ide kita mi yang baca menggunakan nada do akan  beda hasilnya ,dengan pertemuan semua akan jelas.

Tanya: Sepertinya persiapan sudah matang. Bagaimana perasaan panitia?

Jawab: Pstinya sangat bahagia dan bersyukur sekali. Saya juga selalu berpikiran setiap niatan yang baik pasti akan banyak yang suport dan pasti Alloh SWT sangat meridoi,untuk semua peserta RA2020 stipoel saya mewakili panitia mengucapkan ,terimakasih, terimakasih dan terimakasih untuk suport acara ini. Sekarang  ini peserta tercatat 725. Ini angka real.

 

Tanya: Guru juga bagian penting dalam acara ini. Bagaimana perhatian penitia terhadap guru?

Jawab: Kami mengundang 12 guru. Pasti untuk guru akan kita perhatian khusus,untuk seatle keberangkatan kita siapkan bus untuk guru di Rusun Kota Bambu. Buat guru-guru yang mau diantar keluarga untuk langsung ke pasar seni juga monggo. Saya sudah sampaikan ke setiap guru saat saya mengundang  beliau satu persatu

Tanya : Faktor keaman juga penting. Terutama dari ancaman cuaca yang tak menentu. Misalnya hujan. Bagaimana mengantisipasinya?

Kita ada tenda yang bisa menampung 250 sampai 300 orang dan karena diadakan nya di Pasar Seni bisa berteduh di panggung yang begitu luas, ada musholah dan masih banyak tempat-tempat  untuk berteduh, tetapi insyaa Alloh ketika niatan baik kita di iringi doa, Alloh SWT melindungi dengan kecerahan cuaca ….aamiin yaa robbal aalamiin🤲 -hendra usmaya-

 

 

2,128 total views, 1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed