OJK Lebih Dioptimalkan

  • Share

JAKARTA,deteksionline-Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membuka peluang untuk mengembalikan fungsi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Bank Indonesia (BI). Hal itu dikarenakan fungsi pengawasan yang dilakukan OJK belum berjalan maksimal.

Pengawasan OJK masih lemah terbukti dari masalah gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Perusahaan pelat merah ini merugi Rp 13,7 triliun karena produk JS Saving Plan yang dijualnya.

Menanggapi itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku akan terus menyempurnakan sistem atau aturan dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Wacana ini mengemuka ketika OJK dinilai gagal dalam fungsi pengawasannya terhadap investasi yang dilakukan PT Asuransi Jiwasraya yang menyebabkan gagal bayar.

“Misharti,S.A.g,.M.SI Anggota Senator Riau, membidangi.APBN,OJK,Perbankan.mengkomentari terkait Wacana Pembubaran OJK(Otoritas Jasa Keuangan).yang duduk di Komite IV DPD RI menegaskan,tentunya ojk sebagai lembaga yang bertugas melakukan pengawasan terkait dengan jasa keuangan.agar lebih memperketat pengawasan nya, terkait persoalan yang lagi ramai dalam perbincangan di publik ,”ucap Senator wanita yang Murah Senyum. kepada,Jurnalis,deteksionline dan amunisinews.co.id Kamis,(23/1/2020) di komplek Parlemen Senayan DPD RI.

Terkait dengan adanya wacana akan membubarkan OJK oleh komisi XI saya berpendapat kita tidak boleh terburu buru dalam hal ini  banyak aspek yang harus  kita perhatikan.

Saya melihat dengan adanya OJK banyak investasi,atau lembaga keuangan yang bodong terkuak.Tetapi di sisi yang lain tentu saya sangat menyanyangkan mengapa setelah banyak.korban itu baru terbuka.Ini tentu di sebabkan masih lemahnya pengawasan yang dilakukan.

“Oleh sebab itu saya tetap berharap agar OJK agar lebih memberikan pengawasan yang ketat terhadap in,”tegasnya.

“Saya lebih berprinsip kepada tugas dan fungsi OJK lebih dimaksimalkan kembali dan di optimalkan.dan jangan sampai hal-hal.yang terkait dengan keuangan apalagi yg merugikan masyarakat, seperti yang terjadi sekarang ini banyak terkait masalah keuangan, yang membawa dampak kerugian  bagi masyarakat  menjadi perhatian khusus OJK,”.tandas senator Wanita ini.

Jadi terkait Persoalan kasus Jiwasraya tidak ada kasus yang tidak dapat diselesaikan dengan baik. tentunya, harus mencari solusi yang terbaik agar semua dana nasabah dapat dikembalikan segera.

“Saya sebagai senator dapil riau saya berharap, kepada pemerintah jangan tebang pilih dalam persoalan Jiwasraya.siapa yang ada dibelakangnya, agar  diusut karena ini sudah banyak korban,”himbaunya.

Solusinya Ojk harus, mengoptimalisasikan bagaimana kontrol,dan pengawasannya terkait  dengan  jasa keuangan yang ada di indonesia.apalagi terkait dengan Jiwasraya yang sudah berlarut larut. pemerintah, harus mengusut secara tuntas jangan sampai tebang pilih sampai tuntas.dan  saya mewakili masyarakat yang menjadi , nasabah yang juga korban jiwasraya tentunya berharap, pemerintah dapat dengan segera mengembalikan dana para nasabah.

“Saya berharap,Ojk melaksanakan tugas dan fungsinya supaya melayani masyarakat secara optimal baik maslah keuangan,maupaun masalah lain sehinga tidak ada lagi kejadian seperti  ini kedepanya,”ungkapnya..(budi setiawan)

 2,249 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *