by

Kemenpora Harus Segera Merealisasikan Secara Optimal Kebijakan Program Prioritas Tahun 2020-2024

Foto :Kemenpora Zainudin Amali bersama Hj Andi Nirwana
JAKARTA,deteksionline.com-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melakukan rapat kerja (raker) dengan Komite III DPD RI di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (21/1). Raker yang dibuka oleh pimpinan rapat Bambang Sutrisno membahas terkait program prioritas Kemenpora 2020-2024 dan beberapa agenda olahraga yang akan datang. 

Menpora juga menyampaikan beberapa persiapan Indonesia untuk mengikuti sejumlah event olahraga seperti, SEA Games, ASEAN Para Games, Asian Games, Asian Para Games, Olimpiade dan Paralimpiade. Lalu, juga ada persiapan Indonesia dalam kampanye bidding Olimpide 2032, Piala Dunia FIFA U-20 2021, Moto GP di Mandalika 2021, dan kejuaraan dunia bola basket 2023.

Demikianlah petikan wawancara Jurnalis, amunisinews.co.id dan deteksionline Rabu,(22/1/2020).dalam Wahtshap nya,dengan

Hj. Andi Nirwana S,S.P,.M.M Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tenggara (Sultra). wanita yang Vocal.

Tanya: Bagimana melihat Persiapan PON XX (Pekan olah raga nasional). pada tahun 2020.di Papua?..

Jawab: Sudah cukup matang baik sarana dan prasarana maupun persiapan yang di ikuti 37 cabor(Cabang olah raga).

Tanya: Mengenai bibit-Bibit atlet olahraga?..

Jawab: Di daerah-daerah di Indonesia banyak generasi muda yang memiliki potensi, bakat dan kemampuan dibidang olahraga yang perlu dikembangkan dan dibina oleh Pemerintah daerah maupun Pemerintah Pusat. Pembinaan ini harus dilakukan sejak dini melalui pelatihan-pelatihan di pusat pendidikan olahraga. Tentu, pemerintah perlu menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai untuk melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.

Tanya: Terkait bonus hadiah yang diberikan pemerintah kepada para atlet berprestasi?..

Jawab: Menurut saya, bonus hadiah dari Pemerintah kepada atlet peraih prestasi di setiap event olahraga saat ini sudah sesuai dengan pencapaian prestasi yang mereka berikan kepada Indonesia. Ini adalah bentuk tanggung jawab negara.dalam mengapresiasi atelt-atlet tersebut, dan sebagai bentuk motivasi agar terus mencetak prestasi terbaik.

Tanya: Terkait kesejahteraan para atlet yang ada saat ini?..

Jawab: Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga telah memberikan perhatian penuh tehadap kesejahteraan atlet-atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia dikancah internasional. Ada banyak bentuk apresiasi Pemerintah atas kerja keras para atlet, mulai dari bonus hadiah uang tunai tanpa potongan pajak, pemberian rumah, mobil, bahkan diangkat menjadi ASN. Semua ini adalah bagian dari bentuk penghargaan dan penyemangat agar atlet tersebut bisa lebih berprestasi lagi. Begitu juga dengan atlet-atlet di daerah, Pemerintah Daerah harus hadir terkait hal ini karena kesejahteraan atelt-atlet di Indonesia adalah tanggung jawab bersama baik Pemerintah, Pemerintah Daerah, maupun masyarakat.

Tanya: Terkait nasib para atlet yang pernah mengabdi di kancah nasional masih ada yang masih kurang beruntung kehidupannya?..

Jawab: Tentu terkait hal ini, Pemerintah harus hadir dalam persoalan in. Kita patut mengapresiasi Pemerintah yang telah memberikan penghargaan kepada para mantan atlet.baik berupa uang yang merupakan insentif bagi para atlet yang sudah pensiun tersebut. Yang belum dilakukan Pemerintah adalah pemberian asuransi. Ini juga terkait dengan jaminan hari tua bagi para atlet. Ini adalah tugas Pemerintah,dan Pemerintah Daerah. dalam upaya menjamin dan melakukan penguatan,kesejahteraan bagi para atlet maupun para mantan atlet yang telah mengabdi dan menorehkan prestasi bagi Indonesia secara berkelanjutan.

Tanya: Harapan terhadap Kemenpora dan para atlet?..

Jawab: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga harus segera merealisasikan secara optimal kebijakan program prioritas Kemenpora Tahun 2020-2024 dengan komprehensif terutama dalam optimalisasi percepatan persiapan penyelenggaraan PON XX dan PEPARNAS XVI di Papua tahun ini. Selain itu, saya berharap kepada Kemenpora untuk melibatkan DPD RI sebagai representasi daerah dalam pelaksanaan program dan kegiatan Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan kami pun akan selalu mendorong Pemerintah Daerah untuk mendukung kebijakan Kemenpora secara proporsional. Kepada para atlet, teruslah berjuang dan berlatih lebih keras lagi untuk mengharumkan nama Indonesia dikancah dunia.

Tanya: Langkah yang harus diambil oleh Pemerintah terkait prasarana olahraga yang memprihatinkan?..

Jawab: Tentu, Pemerintah harus segera merevitalisasi sarana prasarana olahraga di daerah-daerah.yang telah mengalami kerusakan akibat musibah maupun, faktor lain agar bisa digunakan untuk pembinaan olahraga bagi para atlet-atlet sebagai bagian dari regenerasi pencetak prestasi kedepannya..(budi setiawan)

 656 total views,  1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed