Bila Tidak Jadi Dihapus, Senator DIY Minta Agar UN Direformulasi

  • Share

JAKARTA,deteksionline.com-Berkenaan dengan wacana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, yang berencana menghapus Ujian Nasional (UN), tapi kemudian merevisinya dengan cara asesmen kompetensi minimum dan survei karakter sebagai syarat kelulusan, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter.

“Senator asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A., menyatakan agar wacana tersebut dipertimbangkan benar-benar dengan melihatnya dari berbagai aspek. Dan kalau memang kemudian dilakukan revisi, Hilmy Muhammad mengusulkan agar materi pelajaran yang di-UN-kan direformulasi tidak hanya mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, tapi ditambah pelajaran agama di semua tingkatan pendidikan. Hal ini disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pusat.Senin,(20/01/2020),”Tegas Gus Hilmy.kepada,Deteksionline.

 

Lebih lanjut ditegaskan,Hilmy Muhammad menjelaskan bahwa pelajaran agama penting bagi pembentukan karakter anak didik dan menjadikan mereka berkepribadian Pancasila. Beliau berkeyakinan bahwa dengan ditambah pelajaran agama, maka anak akan semakin intens belajar agama, yang dampaknya, anak akan semakin menghayati dan mengamalkan ajaran-ajaran agamanya.

 

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris BSNP, Drs. H. Zainal Arifin Junaidi, M.M., menyatakan dukungannya. Beliau bahkan menambahkan bahwa hal itu memang sesuai dengan kehendak UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang di dalamnya memuat tujuan Pendidikan Nasional kita, agar peserta didik dapat menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan seterusnya.

 

Rapat yang dihadiri oleh semua Pimpinan Komite III itu juga diikuti oleh pakar-pakar Pendidikan yang tergabung dalam anggota BSNP, yaitu Bambang Suryadi, Ph.D., Dr. Ir. Kiki Yuliati, M.Sc., Dr. Doni Koesoemo, dan juga Prof. Dr. Supardi., M.Pd. mewakili Pengurus Besar PGRI..(budi setiawan)

 2,016 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *