Close

SUNGAILIAT,BABEL, deteksionline.com-Camat Merawang Rismy Wira Madoona menyebutkan Gedung Serba Guna ( GSG )  yang terletak di Desa Baturusa Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka memang tidak pernah digunakan karena GSG tersebut sudah rusak berat sebelum tugas di Merawang,

“GSG itu sudah rusak berat sebelum saya tugas di Merawang, Plafon sudah rusak semua, atap bocor, jendela banyak yang rusak, air tidak ada “, terang bu Wira kepada deteksionline.com  Jum’at (22/11/2019).

Bu Wira ungkapkan juga GSG itu dibangun pada tahun 2009 dengan dana 435 juta Rupiah,

“Nilai pembangunan gedung di tahun 2009 sebesar 425 juta bukan miliaran demikian”, ungkapnya.

Bu Wira katakan juga sudah mengajukan rehab berat namun karena keterbatasan APBD Kabupaten Bangka, rehab belum terealisasi,

” Kami sudah mengajukan rehab berat namun karena keterbatasan dana dan lokasi GSG itu juga terlalu jauh dari kantor Camat, jadi nantinya akan dijadikan gedung Sanggar Belajar untuk masyarakat kalau sudah di rehab”, kata Wira juga.

Sebelumnya diberitakan, GSG Kecamatan Merawang menjadi sarang hantu karena  sejak dibangun tidak pernah di fungsikan, sekarang kondisi GSG itu terpantau, sudah mulai rusak dan dipenuhi semak belukar, dinding-dinding dan lantainya sudah banyak yang pecah dan rusak nerat dan juga sudah menjadi rumah ‘hantu’.

Sementara, PLT Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka H Akhmad Muksin mengatakan, penggunaan Gedung Serba Guna itu adalah wewenang Camat,

“Waalaikumusalam.wr.wb. Untuk jelasnya hubungi Camat Merawang kenapa Gedung Serba Guna tidak digunakan”, kata Muksin, Kamis (21/11).

Dikatakannya juga kalau masalah jarak, letak GSG itu masih di Desa Baturusa,

“Tidak ada, kalau masih di Baturusa tidak juga jauh”, kata Muksin kembali.

Terpisah, Kepala Seksi Intelijen ( Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Bangka Andri Mardiansyah SH belum bisa mengambil langkah-langkah terkait permasalahan gedung Serba Guna tersebut karena pihak Kejaksaan baru mengetahui dari berita deteksionline.com hari ini,

“mengenai keberadaan bangunan dimaksud baru diketahui dari berita ini dan untuk selanjutnya akan kita tindaklanjuti kepada pihak-pihak terkait semisal kecamatan.. Oleh karena itu belum bisa disimpulkan apakah bangunan tersebut tidak beres atau lain-lain”, tulis Andri SH melalui pesan Whats App, Jum’at (22/11)..(her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!